Forgot Password Register

Piala Dunia 2018 Tak Akan Menarik Tanpa 'Lord Bendtner'

Nicklas Bendtner. (Foto: Goal.com) Nicklas Bendtner. (Foto: Goal.com)

Pantau.com - Penyerang asal Denmark, Nicklas Bendtner, memiliki reputasi sebagai pemain 'bad boy', tapi pemain berusia 30 tahun itu memperlihatkan tanda-tanda kematangan saat ia menerima keputusan pelatih Age Hareide, yang tidak memasukkannya ke dalam skuad Piala Dunia karena cedera.

Bendtner meninggalkan lapangan dengan berurai air mata setelah mengalami cedera pangkal paha saat bermain untuk Rosenborg, sepekan silam. Denmark pun kini harus tampil tanpa pemain bertalenta dan yang memiliki selera humor itu.

Baca Juga: Protes Laga Argentina vs Israel, Foto dan Jersey Messi akan Dibakar

"Bendtner berdiri dan menanyakan apakah ia dapat mengatakan sesuatu kepada para pemain dan mendoakan yang terbaik untuk mereka dengan pekerjaan di Rusia," kata Hareide dalam video yang diunggah akun Twitter resmi Asosiasi Sepakbola Denmark.

Dengan petisi daring yang mulai menuntut penundaan Piala Dunia sampai 'Lord Bendtner' bugar. Hareide mengatakan dirinya telah berusaha agar sang penyerang dapat pulih dan bugar.

Bendtner mencuri perhatian publik sepak bola pada 2005 sebagai pemain bertalenta luar biasa di Arsenal, namun tidak lama kemudian ia dipinjamkan ke Birmingham City.

Ia pernah membela Sunderland, Juventus, Wolfsburg, dan Nottingham Forest namun gol-golnya sering tertutupi oleh cerita mengenai petualangan-petualangan yang dipicu minuman keras.

Bendtner sering masuk ke halaman depan surat kabar pada 2009 setelah ia tersandung saat keluar dari klub malam dengan celananya berada di pergelangan kakinya usai kalah dari Manchester United di Liga Champions. Tak hanya itu, ia dilarang mengemudi serta didenda setelah insiden saat mengemudikan mobil di bawah pengaruh alkohol di Copenhagen pada 2013.

Sang penyerang juga mengalami masalah dengan otoritas sepak bola di Piala Eropa 2012, ketika ia mengangkat kausnya sehingga celana dalamnya yang mencantumkan sponsor rumah judi terlihat, yang membuat ia diskors dari UEFA.

Namun setelah direkrut Rosenborg, Bendtner mulai menemukan kembali permainan terbaiknya, ia memenangi gelar juara di klub asal Norwegia pada 2017 dan mencetak tiga gol dari 11 pertandingan musim ini.

Kini Bendtner tengah fokus dalam proses penyembuhan. Tak pelak, dirinya pun harus puas mendukung negaranya dari rumah, tanpa kehadirannya, pendukung Denmark bakal tak terhibur selama gelaran Piala Dunia.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More