Forgot Password Register

Pilkada Serentak Diprediksi Sumbang 0,05 Persen Terhadap PDB

Peneliti INDEF, Rusli Abdullah saat ditemui usai diskusi 'Kondisi Ekonomi Pasca Pilkada' (Foto:Pantau.com/Ratih Prastika) Peneliti INDEF, Rusli Abdullah saat ditemui usai diskusi 'Kondisi Ekonomi Pasca Pilkada' (Foto:Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com - PiIkada serentak 2018 yang baru saja digelar 27 Juni lalu dinilai memberikan benefit ekonomi  mencapai 0,05 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) yakni mencapai Rp91 triliun.

"Tambahan terhadap PDB Rp 91 triliun sekitar 0,05 persen dari PDB kita yang sebesar Rp2.000an triliun. (khusus belanja pasangan calon) Rp14 triliun berarti sekitar 0,01 sekian persen (dari PDB)," ujar Rusli Abdulah, peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) ditemui usai diskusi 'Kondisi Ekonomi Pasca Pilkada', di ITS Tower, jl. Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (3/7/2018).

Ia memaparkan, Pilkada serentak 2018 berkontribusi pada ekonomi sekitar Rp91 triliun. Besaran manfaat itu diantaranya datang dari multiplier effect belanja pemilukada 2018 pemerintah sebesar Rp20 triliun dan belanja para paslon yang bertarung di pilkada 2018 sebesar kurang lebih Rp14 triliun.

Baca juga: Pasca Pilkada, Kondisi Ekonomi Belum Berikan Sinyal Perbaikan

Meski besarannya dinilai masih cukup kecil namun menurutnya, jumlah tersebut membantu menyelamatkan beberapa sektor usaha yang terkait dengan pilkada.

"Itu sebenarnya kecil tapi dalam jangka pendek bisa menyelematkan para usaha kecil, konvensi, periklanan, transportasi untuk mobilisasi, Juga dunia periklanan," ungkapnya.

Ia memprediksi peningkatan akan lebih terasa saat momentum pemilihan legislatif dan pemilihan presiden 2019 mendatang.

"Nah terus untuk nanti dampaknya lebih besarnya 2019 ada pileg pilpres ada 540 sekian anggota, kalau minimal spend Rp2 miliar ada  Rp1 triliun, itu baru level DPR belum level dpr provinsi dan kabupaten pasti lebih besar tambahnya. Saya yakin lebih besar dari pilkada tahun ini," pungkasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More