Pantau Flash
Fix! Donald Trump Tegaskan AS Tak Akan Berbisnis Dengan Huawei
Ada Aksi Protes Pengusiran Mahasiswa Papua di Surabaya, Manokwari Lumpuh
Produk Indonesia Curi Perhatian di Pameran NY NOW 2019
Fakhri Husaini Evaluasi 2 Hal Usai Timnas Dikalahkan Malaysia di Semifinal
Selamat Tinggal.... Bioskop XXI di Taman Ismail Marzuki Stop Operasi

Polisi Usut Kaitan Pria Pengancam Penggal Jokowi dengan Kelompok Poso

Polisi Usut Kaitan Pria Pengancam Penggal Jokowi dengan Kelompok Poso Rilis Polda Metro Jaya kasus pria penggal Jokowi (Foto: Pantau.com/Rizky Aditya)

Pantau.com - Tersangka HS (25), pria yang viral lantaran mengancam akan memenggal Presiden Joko Widodo (Jokowi), juga sempat menyeret nama wilayah Poso, Sulawesi Tengah.

Sebab, dalam rekaman video itu HS menyebut jika di Wilayah Poso itu siap memenggal kepada Calon Presiden nomor urut satu itu.

"Dari Poso nih siap penggal kepalanya Jokowi, InsyaAllah Allahuakbar," ucap HS dikutip dari rekaman video viral.

Baca juga: Pria Pengancam Penggal Jokowi Sengaja Sembunyi Setelah Videonya Viral

Dikonfirmasi mengenai hal itu, Wadir Krimum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary mengatakan hingga saat ini pihaknya masih mendalami terkait dengan asal-usul atau latarbelakang dari HS yang tergabung dengan salah satu kelompok di wilayah Poso.

"Masih didalami (keterkaitan tersangka dengan kelompok di Poso)," ucap Ari di Polda Metro Jaya, Senin (13/5/2019).

Hal senada juga diucapkan ketika disinggung mengenai motif dibalik aksi pengancaman itu dengan alasan hingga saat ini masih dalam pemeriksaan intensif.

"Tersangka masih dilakukan pendalaman untuk mengetahui motif dan latarbelakang," kata Ade.

Baca juga: Ternyata Ini Profesi Pelaku Pria yang Ancam Penggal Kepala Jokowi 

Sebelumnya diberitakan, HS terekam video yang viral di media sosial mengucapkan kalimat ancaman yang menyebut akan memenggal kepala Presiden Joko Widodo pada saat melakukan aksi demo di depan Gedung Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jumat, 10 Mei 0219.

Atas tindakannya itu, ia dilaporkan oleh Relawan pendukung Joko Widodo yang tergabung dalam organisasi Jokowi Mania. Atas perbuatannya, HS dikenakan pasal makar karena dianggap mengancam keamanan negara.

Akibat perbuatannya itu, HS dijerat pasal makar yakni Pasal 104 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP, Pasal 336 dan Pasal 27 Ayat 4 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ancaman hukumannya adalah seumur hidup.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Category
Nasional

Berita Terkait: