Pantau Flash
Polisi Tetapkan 9 Tersangka Tambahan di Kasus Kerusuhan 21-22 Mei
Semester I-2019, Lapangan Migas Pertamina Lampaui Target Produksi
Marcus/Kevin Susul Hendra/Ahsan ke Semifinal Indonesia Open 2019
Wiranto Sebut Rekam Jejak FPI Sedang Ditelusuri Terkait Perpanjangan Izin
KPK Sita Aset Bupati Nonaktif Kukar Rita Widyasari Senilai Rp70 Miliar

Evaluasi Lebaran, Posko Nasional ESDM Minta Rest Area Tak Ditutup

Evaluasi Lebaran, Posko Nasional ESDM Minta Rest Area Tak Ditutup Petugas Pertamina (Foto: Instagram/Pertamina)

Pantau.com - Posko Nasional Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) berjalan normal. Hal tersebut berdasarkan Realisasi data hingga 17 Juni 2019.

"Kondisi ketersediaan (stok) BBM selama masa Posko Nasional ESDM adalah normal," ujar Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Fanshurullah Ansa saat jumpa pers di kantornya, Rabu (19/6/2019).

Kendati demikian, ada beberapa catatan yang harus dievaluasi pertama, kesiapan KIOSK BBM di Jarak-jarak tertentu di tol harus dilengkapi modular, motoris, dan stok BBM yang cukup.

"Kita kedepan di rest area harus ada, BBM harus cepet," katanya. 

Kemudian pihaknya juga meminta, agar dipertimbangkan penggunaan genset pada Modular dispenser (Tol Trans Sumatra) sehingga operasi aman. 

Baca juga: BPH Migas Ungkap Realisasi Ketersediaan Stok BBM Selama Lebaran

Selain itu, hose truk tangki d untuk pengisian modular SPBU agar sesuai dengan spesifikasi tangki modular SPBU. Juga Diusulkan penggunaan sistem navigasi pada truk tangki BBM agar tidak terjadi kesalahan pengiriman. 

Pihaknya juga meminta kebijakan penutupan 5 Rest Area di tol Cikampek diusulkan untuk dikaji kembali. Sebab kata dia, rest area bukan hanya digunakan untuk pengisian BBM. 

"Karena Rest Area selain dimanfaatkan untuktempat pengisian BBM dimanfaatkan juga untuk tempat beristirahat dan orang-orang yang sakit," imbuhnya.

Baca juga: Heroik! Petugas Pertamina Ngebut Layani Pelanggan Kehabisan BBM di Tol

Kemudian, Pengelola jalan tol juga diminta tidak mengenakan biaya sewa lahan SPBU Modular maupun kios dalam rangka pemenuhan kebutuhan BBM selama lebaran. Lalu, Diusulkan penerapan Vehicle Counting System di tol Lampung Palembang dalam rangka mengurai/mengurangi penumpukan kendaraan.

"Kemudian Pemberian insentif pada Petugas Satgas ESDM, adanya media center untuk Posko Nasional KESDM, petugas Satgas yang ditempatkan di Kementerian Perhubungan," katanya. 

"Selain itu, komunikasi yang intensif dan real time antara petugas monitoring lapangan dengan Petugas Posko," pungkasnya.


Share this Post:
Tim Pantau
Penulis
Nani Suherni
Reporter
Ratih Prastika
Category
Ekonomi

Berita Terkait: