Pantau Flash
Jokowi Akan Undang Kapolri Senin Pekan Depan Tanya Kasus Novel
Menteri Tjahjo Ingin ASN Tetap Kerja 5 Hari dalam Seminggu
Basuki Akui Pembangunan Tol Kunciran-Serpong Sempat Terhenti 10 Tahun
Erick Thohir: Kasus Motor Harley Davidson Termasuk Kriminal
Polda Jabar Sebut Tol Layang Jakarta-Cikampek Beroperasi 15 Desember 2019

Prediksi Jenis Kelamin Janin Melalui Tekanan Darah Ibu saat Hamil

Prediksi Jenis Kelamin Janin Melalui Tekanan Darah Ibu saat Hamil Tekanan Darah Ibu Hamil. (Foto: iStock)

Pantau.com - Banyak mitos yang beredar untuk menebak-nebak jenis kelamin janin dalam kandungan. Tapi kini para ilmuwan mengklaim ada cara terbaik untuk memprediksi jenis kelamin janin, yaitu dengan melihat tekanan darah sang ibu.

Studi baru menemukan bahwa perempuan yang memiliki hipertensi kemungkinan besar melahirkan bayi berjenis kelamin laki-laki.

Para pakar percaya hal sebaliknya juga berlaku, meski mereka tidak tahu apa alasannya. 

Para peneliti dari RS Mount Sinai di Toronto memeriksa apakah tekanan darah punya peranan menentukan rasio jenis kelamin bayi.

Baca Juga: Hindari Kehamilan Berisiko Tinggi dengan Cara Ini

Dilansir Daily Mail, mereka merekrut 1.411 perempuan China yang berencana punya anak dalam waktu dekat. 

Para perempuan ini dipantau selama kehamilan dengan memeriksa level tekanan darah, kolesterol, trigliserida dan glukosa mereka.

Mereka menemukan bahwa perempuan yang melahirkan bayi lelaki punya tekanan darah lebih tinggi sebelum hamil. 

Penemuan ini masih terbukti setelah memperhitungkan usia, pendidikan, merokok dan BMI.

Ketua riset Dr Ravi Retnakaran mengatakan,” Pada manusia, jenis kelamin janin ditentukan oleh kromosom seks dari pembuahan sperma.”

Baca Juga: Ini Lho 4 Vitamin dan Mineral yang Paling Dibutuhkan Ibu Hamil

Namun, dia memperingatkan temuan ini “bisa bermasalah dan berpotensi berbahaya pada populasi yang lebih memilih salah satu jenis kelamin ketimbang yang lain.”

Dalam studi yang dipublikasikan dalam American Journal of Hypertension, dia memperingatkan bahwa ini bisa bisa membuat seorang ibu memanipulasi tekanan darahnya secara artifisial.

Sementara itu, hasil juga bisa menjelaskan penurunan jumlah anak laki-laki yang lahir di negara-negara dengan gaya hidup sehat.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Kontributor - NPW
Category
Ragam

Berita Terkait: