Forgot Password Register

Presiden Andres Manuel Janjikan Perubahan 'Radikal' untuk Meksiko

Presiden Andres Manuel Janjikan Perubahan 'Radikal' untuk Meksiko Presiden terpilih Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador. (Foto: Reuters/Edgard Garrido)

Pantau.com - Presiden terpilih Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador akan memimpin negara itu selama enam tahun kedepan. Dalam peresmiannya ia berjanji untuk membawa 'radikal dan perubahan yang mendalam' dalam perjuangannya melawan kejahatan dan telah mengusulkan menyabu perubahan kebijakan ekonomi negara untuk beristirahat dari neoliberalisme.

"Ini merupakan pertama kalinya kita mempunyai Presiden yang progresif sejak 1940. Kemarahan dan harapan orang-orang Meksiko akhirnya pecah. Kami memulai sejarah baru di Meksiko," kata Dr. John Ackerman seorang profesor hukum konstitusi di National Autonomous University Mexico.

"Meksiko merupakan negara ke 14 dengan ekonomi terbesar di dunia yang memiliki 125 juta penduduk, sumber daya alam yang luar biasa, meskipun mengalami penurunan ekonomi karena NAFTA (perjanjian perdagangan bebas antara Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat). Kami masih memiliki sektor industri yang sangat kuar, sektor komersil. Itu merupakan ekonomi yang besar," kata Ackerman.

Baca juga: Gagal Pilpres 2 Kali, Lopez Obrador Akhirnya Jadi Presiden Meksiko

Ia juga mengatakan bahwa banyak pendapatan yang dikuliti oleh oligarki di satu sisi da para politisi yang korupsi. Sangat sedikit untuk investasi sosial, yang membuat pemerintahan Meksiko akan menciptakan renaissance nyata di berbagai sektor yang berbeda. Obrador telah berjanji bahwa ia tidak akan menaikkan pajak.

Selain tidak menaikan pajak, Obrador telah berjanji untuk menghilangkan, bukan mengurangi korupsi dan mengurangi tingkat pembunuhan. Salah satu politikus lainnya bertujuan untuk menghabiskan puluhan miliar dolar pada program sosial tanpa dampak negatif untuk para petani di Meksiko yang memiliki hutang.

Baca juga: Tantangan Presiden Baru Meksiko Pasca Serangan Granat di Kantor Konsulat AS

"Obrador telah membuat komitmen untuk membasmi kejahatan yang terorganisir. Ia menerima bahwa negara Meksiko telah disusupi oleh Kartel Narkoba. Reformasi penjara merupakan topik besar lainnya," kata Ackerman.

"Dalam kampanyenya untuk menceraikan kelas oligarchical dan politik hukum negara, ia menggang dirinya bukan sebagai sosialis ataupun sayap kiri, namun sebagai 'radikal' yang mampu mengguncang perubahan," tambahnya, seperti dilansir Sputnik, Kamis (6/12/2018).

Dalam pidato kemenangannya, ia mengatakan bahwa dirinya akan membentuk pemerintahan yang tidak hanya melayani minoritas, namun semua warga negara.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More