Pantau Flash
Pemerintah Iran Keluarkan Larangan Perjalanan ke AS
Polusi Udara di Sydney Semakin Memburuk, Tujuh Kali di Atas Tingkat Bahaya
Nadiem Kembalikan USBN pada Esensi Sistem Pendidikan Nasional
Tim Panahan Fokus Olimpiade 2020 Tokyo Seusai SEA Games 2019
Kemendikbud Sebut UN Akan Diganti Sistem Penalaran

Rumah Habibie di Pare-Pare Dijadikan Meseum Bersejarah sebagai Penghormatan

Rumah Habibie di Pare-Pare Dijadikan Meseum Bersejarah sebagai Penghormatan Presiden ke-3 RI, BJ Habibie. (Foto: Antara/Muhammad Adimaja)

Pantau.com - Presiden RI ke-3 Bahruddin Jusuf (BJ) Habibie sudah pergi meninggalkan kita semua. Banyak momen bersejarah yang patutu dikenang dari figur Habibie.

Seperti Pemerintah Kota Pare-pare, Sulawesi Selatan akan menjadikan rumah kelahiran Presiden ke-3 Indonesia itu menjadi salah satu museum bersejarah untuk mengenang jasa-jasanya.

"Ini adalah tempat yang akan kita jadikan museum satu-satunya di dunia, karena saya pernah menyampaikan ke beliau dan dia menantang saya. Dia katakan, saya tantang kamu Taufan untuk membuat museum tapi di rumah kelahiran saya," kenang Wali Kota Pare-pare HM Taufan Pawe, di Sulsel, Rabu 11 September 2019.

Baca Juga: Jokowi: BJ Habibie Adalah Negarawan yang Patut Dijadikan Contoh Kehidupan

Mendengar kabar duka BJ Habibie wafat, ia menyampaikan rasa duka mendalam dan turut berbelasungkawa atas meninggalnya tokoh panutan bangsa Indonesia itu.

"Kami masyarakat di sini merasa sangat kehilangan akan sosok berkharismatik seperti beliau. Dia adalah bapak bangsa yang patut mendapatkan kehormatan. Selamat jalan Pak, Engkau adalah teladan bagi kami semua," paparnya.

Ia juga masih mengenang kala ia bertemu BJ Habibie ketika mengunjungi Kota Pare-pare dan menyempatkan ke rumahnya serta berpesan agar tempat itu dijadikan museum.

"Karena kalau beliau ke Pare-pare pasti menyempatkan ke rumah itu," tuturnya.

Taufan mengatakan, rencana pembangunan Museum Habibie telah mendapat respons positif dari Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah dan akan terus dilanjutkan sampai selesai.

Selain itu, Taufan menuturkan kalau sebelumnya rumah tempat kelahiran BJ Habibie tersebut sudah menjadi aset Kementerian BUMN dalam hal ini Bank BNI, namun dirinya bersama BJ Habibie menyempatkan bertemu pihak BNI untuk mengurus rencana tersebut.

"Jadi saya bersama Bapak Habibie dan manajemen BNI sempat bertemu. Dan pihak BNI mengiyakan. Rencana ini sempat terkendala karena masalah anggaran. Tetapi alhamdulillah, karena ini sudah menjadi aset daerah, insya Allah 2020 kita mulai membangun museum ini," tuturnya.

Selain Museum BJ Habibie, Pemerintah Kota Pare-pare juga berencana membuat Taman BJ Habibie, rencana ini bertujuan untuk menjadikan bapak BJ Habibie sebagai bapak edukasi dan inspirasi bangsa.

Baca Juga: Breaking News: BJ Habibie Wafat di Usia 83 Tahun

"Insya Allah ke depannya kita akan membuat Taman Habibie sebagai bagian dari upaya mengedukasi anak-anak zaman sekarang. Bapak Habibie juga bilang ke saya jenis pesawat yang pantas dibangun di atas taman itu," tandasnya.

Sebagai pimpinan Pemerintah Kota, ia mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan BJ Habibie agar seluruh amal ibadahnya diterima serta dosa-dosanya diampuni dan mendapat tempat layak di sisi Allah SWT.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: