Pantau Flash
Fakhri Husaini Bantah Pamit dari Timnas U-19
Bom Mobil Terjang Demonstrasi Anti Pemerintah di Irak, 4 Orang Tewas
Menangi Perang Saudara, Ginting ke Final Hong Kong Open 2019
Hasil Kualifikasi MotoGP Valencia 2019: Quartararo Kalahkan Marquez
Polda Sumut Tetap 18 Tersangka dalam Serangan Bomber di Polrestabes Medan

Rusia Siap Fasilitasi Arab Saudi Senjata Pasca Serangan Pabrik Minyak

Rusia Siap Fasilitasi Arab Saudi Senjata Pasca Serangan Pabrik Minyak Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Rusia siap membantu Arab Saudi pasca serangan fasilitas minyak pada Sabtu lalu. 

Hal itu diutarakan langsung oleh Presiden Rusia Vladimir Putin. seusai menggelar pembicaraan dengan pemimpin Turki dan Iran di Ankara pada Senin dan menawarkan pembelian senjata buatan Rusia.

Baca juga: Trump Tuding Iran sebagai Dalang Serangan Fasilitas Minya Arab Saudi

Senjata-senjata buatan Rusia ini akan melindungi setiap fasilitas infrastruktur Arab Saudi.

"Kami siap memberikan bantuan kepada Arab Saudi dan itu cukup bagi kepemimpinan politik Arab Saudi untuk membuat keputusan bijak pemerintah - seperti yang dilakukan para pemimpin Iran pada saat itu dengan membeli sistem rudal S-300 dan seperti Presiden (Turki) (Tayyip) Erdogan yang memboyong sistem pertahanan udara S-400 'Triumph' terbaru," kata Putin.

Baca juga: Panas! CIA Miliki Staf Kepresidenan Vladimir Putin sebagai Agen Mata-mata

Serangan terhadap fasilitas minyak Aramco di Arab Saudi merupakan aksi balasan dari "orang-orang Yaman" untuk menyerbu negara itu. Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan.

Hal itu disampaikan oleh Rouhani beberapa jam setelah koalisi yang dipimpin Saudi menyebutkan serangan itu dilakukan dengan menggunakan senjata buatan Iran.

"Orang-orang Yaman memanfaatkan hak membela diri mereka yang sah serangan itu menjadi aksi balasan terhadap agresi melawan Yaman selama beberapa tahun," kata Rouhani saat konferensi pers gabungan dengan mitra mereka dari Rusia dan Turki.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Internasional

Berita Terkait: