Forgot Password Register

Sebelum Sukses Hotman Paris Mengaku Pernah Stres dan Berniat Bunuh Diri

Sebelum Sukses Hotman Paris Mengaku Pernah Stres dan Berniat Bunuh Diri Hotman Paris Hutapea (Foto: Instagram/@hotmanparisofficial)

Pantau.com - Selalu tampil bergelimangan harta dan bersama wanita-wanita cantik, siapa yang tak mengenal pengacara kondang Hotman Paris. Namun kesuksesan yang ia raih sebagai pengacara tidak didapat dengan mudah.

Penggemar Lamborgini ini bercerita bahwa dirinya sempat mengalami pasang surut dalam karirnya. Bahkan Hotman mengaku sempat depresi dan nyaris bunuh diri dengan meminum cairan obat nyamuk. 

"Ketika itu saya mau minum baygon di Sunter. Karena dulu saya masuk Bank Indonesia meninggalkan kantor pengacara raksasa dunia, saya nyesel banget kenapa saya tinggalkan," cerita Hotman di Plaza Senayan XXI, Jakarta Selatan, Senin (2/7/2018). 

Baca juga: Mendapat Peringatan Keras, Pelaku Penyebaran Foto Privasi Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa Minta Maaf

Namun Hotman mengurungkan niatnya saat ia melihat para tukang becak yang tengah tertawa sambil main kartu di depan rumahnya. 

"Saat itu saya langsung mikir, kok bisa saya yang kerja di Bank Indonesia mau bunuh diri sedangkan tukang becak bisa ketawa-ketawa. Langsung saya bertekad saya tinggalkan semua," ucapnya. 

Tak hanya itu, saat masih masa remaja, Hotman mengaku pernah mengalami menjadi korban bully sejak dirinya gagal masuk universitas negeri dan menjadi lulusan insinyur. Bahkan belajar di fakultas hukum pun ia mengaku karena terpaksa. 

"Selama proses saya di fakultas hukum mulai bully halus masyarakat, 'gak ada masa depanmu', kita datang ngapelin cewek dicuekin. Dua kali saya masuk rumah sakit karena stres," ucapnya. 

Depresi yang diterima itu sampai membuat dirinya mengasingkan diri dari keluarga dan lingkungan sekitarnya. Bahkan saat itu, Hotman bercerita keluarganya sampai mencarinya ke rumah duka karena disangka menjadi korban dari peristiwa penembakan misterius tahun 1982 di Jakarta. 

"Tahun 1982 keluarga saya nyari saya di kulkas peti mati. Karena mengira saya mati tertembak kejadian petrus. Padahal saya menghilang waktu itu gara-gara stres dan dibully gak ada masa depan dari sarjna hukum," katanya.

Baca juga: Ahmad Dhani Sediakan Hadiah Ratusan Juta Rupiah untuk Lomba Nyanyi #2019Gantipresiden

Secara perlahan dampak dari bully itu bisa ia hadapi dengan membuktikan karirnya dibidang hukum.  

"Setiap saya denger iklam di tv sampai hari ini ada 'no pain no gain' itu benar meresap dalam jiwaku. Memang itu lah salah satu kehidupan. Tanpa sadar saya dibully terus. Ngapain lu disitu gak ada masa depan. Betapa sakitnya tau gak padahal number one di kampus. Tapi akhirnya bisa saya hadapi," pungkasnya. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More