Forgot Password Register

Senator AS Rilis Tuntutan Keterlibatan bin Salman dalam Pembunuhan Khashoggi

Senator AS Rilis Tuntutan Keterlibatan bin Salman dalam Pembunuhan Khashoggi Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Enam Senator Amerika Serikat telah memperkenalkan tuntutan yang berkaitan dengan usaha menahan Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman dalam pertanggung jawabannya atas pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi, kata Senator Christoper Coons dalam sebuah siaran pers pada Kamis (6 Desember 2018).

Tuntutan Senat yakni memegang Mohammed bin Salman bertanggung jawab untuk memberikan kontribusi bagi krisis kemanusiaan di Yaman, blokade dari Qatar, memenjarakan pembangkang politik Arab Saudi, penggunaan kekuatan untuk intimidasi saingan, dan pembunuhan wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi," dalam sebuah rilis.

Seperti dilansir Sputnik, Jumat (7/12/2018), tuntutan tersebut diperkenalkan oleh Senator Coons, Lindsey Graham, Dianne Feinstein, Macro Rubio, Ed Markey, dan Todd Young.

"Senat Amerika Serikat harus berbicara dengan suara yang jelas berkaitan dengan pernyataan yang tidak akan mentolelir jenis-jenis pelanggaran hak asasi manusia yang mengerikan, seperti yang kita lihar dari kepemimpinan Saudi, khususnya Putra Mahkota Mohammed bin Salman," ucap Coons dalam sebuah rilis.

Baca juga: Senator AS: Mohammed bin Salman Terlibat dalam Pembunuhan Khashoggi

Tuntutan tersebut juga mendesak pemerintah AS dan masyarakat internasional untuk menahan semua pihak, termasuk Mohammed bin Salman, yang terlibat dalam pembunuhan Khashoggi, dan bertanggung jawab atas negoisasi mengakiri perang di Yaman oleh Arab Saudi.

Selain itu, tuntutan itu juga meminta pihak kerajaan segera membebaskan blogger Saudi, yakni Raid Badawi, yang merupakan aktivis hak-hak peremopuan dan orang-orang yang telah ditahan karena alasan politik.

Namun, tuntutan yang sama juga disuarakan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengomentari pembunuhan tersebut, ia mengatakan bahwa Washington tidak memiliki bukti yang substansial bahwa Putra Mahkota Saudi terlibat dalam kasus pembunuhan Khashoggi. Meski demikian, CIA telah merilis sebuah laporan yang mengatakan Putra Mahkota terlibat dalam pembunuhan itu.

Jalam Khashoggi merupakan wartawan Arab Saudi dan kolumnis untuk The Washington Post, ia hilang setelah memasuki Konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.

Setelah awalnya mengatakan Khashoggi telah meninggalkan Konsulat itu dalam keadaan hidup, beberapa pekan kemudian Pemerintah Arab Saudi mengakui Khashoggi meninggal di sana.

Baca juga: CIA Beberkan Fakta Pembunuhan Khashoggi kepada Senat AS

Share :
Komentar :

Terkait

Read More