Pantau Flash
Varietas Anggur Baru Kementan Diberi Nama Jan Ethes SP1
BI Prediksi Turis Muslim Akan Capai 158 Juta Orang Tahun Depan
Utang Luar Negeri Indonesia Menjadi 395,6 Miliar Dolar AS
Tol Terpeka Digratiskan Selama Sebulan
Tol Terpeka Diklaim Jadi Jalur Produktif Pulau Sumatera-Jawa

Sinetron Jadi Inspirasi Aulia Kesuma Bakar Jasad Suami dan Anak Tiri

Headline
Sinetron Jadi Inspirasi Aulia Kesuma Bakar Jasad Suami dan Anak Tiri Aulia Kesuma (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Aulia Kesuma, otak pembunuhan terhadap suaminya, Edi Chandra Purnama, dan anak tirinya, M Adi Pradana, mengaku terinspirasi dari tayangan sinetron saat secara tega membakar mobil berisi jasad kedua korban. 

Aulia awalnya merencanakan agar Kalvin, tersangka lainnya, membakar habis mobil Toyota Calya itu agar terlihat korban adalah korban kecelakaan.

"Kita itu ya mungkin karena kebanyakan nonton sinetron atau bagaimana, kita tadinya berpikir gini loh. Kita tidak berpikir sampai meledak sampai Kalvin luka bakar kan. Jadi kita maunya api kecil nyala setelah itu mobilnya kita dorong ke jurang," ucap Aulia di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (3/9/2019).

Baca juga: Curahan Hati Aulia Kesuma Soal Anak Tiri, dari Narkoba hingga Ancaman

"Jadi saya bukan berarti Dana sama Pak Edi itu harus gosong itu, tapi hanya luka bakar, dan maksudnya menghilangkan sidik jari, ya intinya itu saja sih membuat suatu ceritanya seperti itu jadi bukan sengaja untuk dibakar," sambungnya.

Kemudian, Aulia mengatakan, ide untuk membakar kamar suami dan anak tirinya untuk menghilangkan jejak, bukanlah berasal darinya. Sebab, Aulia awalnya berencana hendak membakar garasi yang terparkir mobil hitam dan berisi jasad Edi dan Dana.

Hal itu lantaran Aulia tahu jika mobil Calya hitam itu tangki bensinnya bocor. 

"Jadi seolah-olah Pak Edi itu mau keluar rumah sama Dana tapi tidak tau kalau tangki Calya, tangki Calya itu kan gampang bocor dan menyalakan rokok setelah itu terbakar dan saya tau persis begitu garasi kebakar otomatis pemadam akan segara datang," papar Aulia.

"Saya tidak pernah terbesit untuk membakar satu rumah tapi garasi yang ada mobilnya," sambungnya.

Baca juga: Eksekutor Pembunuhan Ayah-Anak Awalnya Hanya Diminta Bersihkan Gudang

Sebelumnya, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54), dan M. Adi Pradana alias Dana (23) ditemukan tewas di dalam mobil yang terbakar. Pembakaran itu dilakukan oleh anak istrinya yakni, KV alias GK yang didalangi oleh ibu kandungnya, AK (35).

Dalam melakukan pembunuhan ini, AK menyuruh empat orang untuk menculik kedua korban di rumahnya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Setelah diculik, kedua korban kemudian dibunuh oleh pembunuh bayaran dan jasadnya disimpan di minibus Toyota Cayla. Kemudian, dua jasad itu diserahkan kepada AK dengan cara bertemu di SPBU Cirendeu, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Untuk menghilangkan barang bukti, tersangka menyuruh GK untuk membeli premium dan membawa kedua jasad yang tidak lain adanya suami dan anak tirinya itu ke semak-semak di Kampung Bondol. Setelah itu, premium yang dibelinya disiramkan ke dalam mobil dan ke kedua jasad itu kemudian dibakar.

Kasus ini terungkap pada Minggu, 25 Agustus lalu setelah warga sekitar melihat ada minibus yang terbakar di pinggir jalan menjorok ke semak-semak. Setelah api dipadamkan ternyata di dalam kendaraan roda empat itu ditemukan dua jasad yang kondisinya sudah hangus terbakar dan bersisa hanya tulangnya saja.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK
Category
Nasional

Berita Terkait: