Forgot Password Register

Soal Perjanjian Nuklir INF, Rusia Tantang Kesiapan AS

Soal Perjanjian Nuklir INF, Rusia Tantang Kesiapan AS Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Rusia siap berkonsultasi dengan Amerika Serikat (AS) terkait perjanjian Pasukan Nuklir Jangka Menengah (Intermediate-Range Nuclear Forces /INF) di tingkat diplomatik dan militer.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov, seperti dikutip dari kutip kantor berita Tass. "Kami siap beridialog jika AS siap melakukannya," kata Ryabkov di hadapan wartawan di New Delhi.

Baca juga: Undang Kembali Kongres Bahas Penutupan Pemerintah AS, Trump Melunak?

Ia pun seakan menantang kesiapan Donald Trump dan negaranya untuk duduk satu meja membahas perjanjian nuklir tersebut. Kendati begitu, Rusia mengirimkan syarat mutlak untuk dilakukan AS.

"Jika dialog dilakukan besok, maka kami siap besok. Namun, dialog tersebut harus didasarkan atas dasar kesetaraan hak," ujar Ryabkov.

Baca juga: Ogah Pikir INF, Trump Sesumbar Bakal Bangun Fasilitas Nuklir untuk AS

Seperti diketahui, Seperti diketahui, Trump menarik AS dari perjanjian nuklir INF dengan Rusia. INF Treaty ditandatangani pada 1987 oleh pemimpin bekas Uni Sovyet Mikhail S. Gorbachev dan mantan presiden AS Ronald Reagan untuk melarangan pembuatan, penggelaran dan uji-coba rudal jelajah atau balistik yang diluncurkan dari darat dengan jarak jelajah antara 300 dan 3.400 mil (483 dan 5.472 kilometer).

Amerika Serikat mula-mula telah menuduh Rusia melanggar persyaratan dalam INF Treaty pada Juli 2014. Moskow membantah tuduhan itu, dan menyebutnya bagian dari aksi anti-Rusia yang dilancarkan oleh Washington sehubungan dengan krisis Ukraina. Sejak itu, Moskow dan Washington sudah berulang-kali saling menuduh bahwa masing-masing telah melanggar kesepakatan tersebut.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More