Pantau Flash
KPK Kembali Agendakan Pemeriksaan Soekarwo Pekan Depan
Kantongi USD102 Miliar, Huawei Duduki Posisi 1 dari 500 Perusahaan China
Produsen Korsel Sudah Incar Lokasi Untuk Pabrik Mobil Listrik di Karawang
The Daddies Melenggang ke Perempatfinal Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019
Ketua DPRD DKI: 31 Agustus Batas Terakhir Pemprov Urusi Pencari Suaka

Suka Kumpulkan Barang Bekas di Rumah? Hati-hati Gangguan Psikologis Hingga Menutup Aura

Suka Kumpulkan Barang Bekas di Rumah? Hati-hati Gangguan Psikologis Hingga Menutup Aura Jenie Kumala Dewi, pakar Feng Shui. (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti Efendi)

Pantau.com - Banyak orang yang suka mengumpulkan barang bekas di rumahnya, tapi bukan untuk dijual kembali selayaknya pengepul barang. Nampaknya kebiasaan tersebut bisa menjadi salah satu gangguan psikologis.

Baca juga: Ini Bisnis yang Paling Cocok Hingga Tahun 2023 Menurut Feng Shui

"Pengumpul barang (bekas), itu adalah gangguan psikologis," ujar Psikolog Anna Surti Ariani beberapa waktu lalu di Jakarta.

Istilah ini dikenal dengan sebutan hoarding atau gangguan jiwa yang masuk dalam kategori obsessive compulsive disorder (OCD), karena mengalami kecemasan berlebih dengan menyimpan barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

Disisi lain, Pakar Feng Shui Jenie Kumala Dewi menyebut mengumpul barang-barang yang jarang terpakai di dalam rumah dapat membuat semua aura tertutup, terlebih hingga membuat rumah berantakan penuh dengan barang yang sebenarnya tidak banyak digunakan.

"Menurut saya sama, kita sibuk diluar rumah padahal di rumah berantakan. Jadi yang benar di rumah dulu di rapikan, tertata rapi jadi enggak ada yang kusut-kusut," tutur Jenie

Jenie juga melihat bagaimana kebanyakan orang aura wajahnya banyak tertutup, dan salah satu penyebabnya lantaran ia mementingkan pergi keluar padahal keadaan rumah sedang berantakan.

"Feng Shui yang benar itu ada yang masuk dan keluar, yang saya ungkap juga saya langsung analisa, apa yang terlihat diluar yang menunjukkan (karakter) kita," imbuhnya

Baca juga: Menurut Feng Shui, Tahun Babi Tanah Ternyata Baperan

"Itu (shio) tikus suka pengepul barang, jaman sekarang anak saya juga mengandung (shio) tikus," tutupnya.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Gilang K. Candra Respaty
Reporter
Dini Afrianti Efendi
Category
Ragam

Berita Terkait: