Pantau Flash
Indonesia Buka Kantor Konsul Kehormatan Pertama di St Christopher dan Navis
Kapten Persija Akui Perubahan Pelatih Pengaruhi Performa Tim
Ada UU Pangan, Pengusaha Tekstil Pertanyakan Kapan Kemunculan UU Sandang
Di Tengah Krisis Boeing, Airbus Malah Tingkatkan Kerja Sama di China
Lebanon Bebaskan Satu Orang yang Dituduh Ingin Ledakkan Bandara Sydney

Tak Terlalu Tahu Kekuatan Lao Toyota, Bagaimana PSM?

Tak Terlalu Tahu Kekuatan Lao Toyota, Bagaimana PSM? Pelatih PSM, Darije Kalezic saat konferensi pers. (Foto: Pantau.com/Reza Saputra)

Pantau.com - Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, mengakui tidak terlalu tahu mengenai peta kekuatan Lao Toyota yang akan menjadi lawannya pada matchday kedua babak Grup H AFC Cup 2019 di Stadion Pakansari, Cibinong, Rabu 13 Maret 2019.

Dia mengatakan, hanya memiliki satu informasi dari video pertandingan Lao Toyota kontra Home United pada matchday pertama. Video tersebut, kata Kalezic yang akan menjadi bahan PSM untuk menganalisa permainan Lao Toyota.

Meski begitu, dia menjelaskan sudah mendapat sedikit permainan tim asuhan Jun Fukuda tersebut.

Baca Juga: PSM Makassar Siap Tampil Dominan Kontra Lao Toyota

Lao Toyota sendiri ternyata merupakan juara Liga Premier Laos 2018. Kazuo Homma cs menjadi juara berhasil menduduki tahta tertinggi setelah mengumpulkan 34 poin, unggul sembilan angka dari Lao Police di tempat kedua.

“Saya tahu Lao Toyota FC merupakan juara dan kami mendapat video dari pertandingan pertama mereka di AFC (Cup) dan kami sudah menganalisa permainan Lao tersebut,” kata Kalezic, Selasa (12/3/2019).

“Jadi besok kami harus mengandalkan kemampuan para pemain kami untuk bisa mendominasi pertandingan,” terang pelatih asal Bosnia itu.

Baca Juga: Masalah Guy Junior, PSM Masih Lobi AFC 

Di sisi lain, Kalazic justru cukup menyayangkan PSM tidak bisa bermain di Makassar pada laga AFC Cup 2019. Pasalnya, Stadion Andimattalatta ternyata tidak lolos verifikasi standar AFC untuk menggelar pertandingan sekelas AFC Cup 2019.

“Tentu saja kalau ditanya mau main di Makassar atau di Bogor kami ingin main di Makassar. Tapi saya tetap menaruh respek dengan keramahan masyarakat Bogor. Saya pikir fans kami layak menikmati pertandingan yang kita suguhkan,"

“Kita punya fans yang luar biasa dari Makassar dan saya sedikit sedih tidak bisa main di Makassar karena saya pikir para fans layak menyaksikan pertandingan di Makassar dan mereka akan menjadi pemain ke-12 kami,” pungkasnya. 

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Tatang Adhiwidharta
Reporter
Reza Saputra
Category
Olahraga

Berita Terkait: