Forgot Password Register

Telur Rp15.000 per Kg di Jakarta Diborong Pengguna KJP

Pembeli memilih telur ayam (Foto: Antara) Pembeli memilih telur ayam (Foto: Antara)

Pantau.com - Harga telur ayam di pasar tradisional wilayah Jakarta Barat yang masih berada pada Rp28.000 per kilogramnya mengakibatkan para pembeli mengurangi konsumsi telur, Kamis (19/7/2018).

Di Pasar Palmerah, sejumlah kios penjual telur tampak sepi pembeli. Beberapa telur yang dijual tampak sedikit dan menurun kualitasnya.

Kenaikan harga telur ayam kali ini membuat sebagian pembeli yang didominasi ibu rumah tangga enggan membelinya dalam jumlah besar. Paling banyak hanya berani membeli sekitar setengah kilogram.

"Di rumah, konsumsi telur ayam juga sudah mulai dikurangi, terutama untuk sarapan. Saya mulai perbanyak tempe dan tahu di rumah," ujar salah satu pembeli, Rosidah (30).

Baca juga: Pengamat Curigai 'Permainan' Pedagang di Harga Telur Ayam

Kontras dengan pemandangan yang tampak di pasar, beberapa ibu rumah tangga membawa beberapa telur ayam kualitas baik dengan pak plastik. Seperti salah satunya Muryati (45) yang membawa dua pak di kantung belanjaannya.

"(Telur ayam) ini dapat dari Kartu Jakarta Pintar, saya ambil jatah karena masih ada saldo. Lumayan karena satu pak besar sekilo ditebus Rp15.000 ribu," ungkapnya.

Dia juga mengatakan bahwa naiknya harga telur ayam membuatnya tidak berani untuk berdagang lagi jajan tradisional risol mayo dan pastel.

"Takut tidak laku terjual kalau harga naik. Biasanya jual sekitar 100 biji risol dan pastel setiap hari, sekarang ganti jualan kue molen atau yang lain. Sudah tidak ambil pesanan jajan yang pakai telur," keluhnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More