Forgot Password Register

Tengok Nih! Missy, Sapi Termahal di Dunia yang Harganya Bikin Syok

Missy sapi termahal di dunia (Foto:worldrecordacademy) Missy sapi termahal di dunia (Foto:worldrecordacademy)

Pantau.com - Sebentar lagi memasuki hari raya Idul Adha, biasanya banyak pedagang hewan kurban dadakan. Namun, kalian perlu mengetahui bahwa di dunia ini ada sapi yang harganya selangit.

Bahkan, harga sapi kurban milik Presiden RI Joko Widodo di tahun 2017 juga terbilang kalah. Dikutip dari http://www.worldrecordacademy.com menuliskan bahwa tahun 2009 ada seekor sapi yang mendapatkan rekor sebagai sapi termahal di dunia.

Dalam usalannya, disebutkan bahwa selama ajang tahunan Royal Agricultural Winter Fair, seekor sapi perah berusia tiga tahun yang dibesarkan di PEI dan sebelumnya dimiliki oleh Alberta Morsan Farms, telah dijual dalam pelelangan dan mencapai harga USD 1.200.000 (Rp 10.356.000.000 jika dirupiahkan 2009). Kalau harga saat ini dengan kurs dolar mencapai Rp14.300an kurang lebih 17.221.196.757.

Baca juga: Sebelum Beli, Cek Harga Hewan Kurban Dulu Nih!

"Sapi tersebut menjadi indukan paling populer sekarang, dengan permintaan dari mana-mana" kata Bloyce Thompson, pemilik Eastside Holsteins di Frenchfort, Prince Edward Island, yang telah membesarkan sapi tersebut.

"Dia dijual dengan kontrak untuk embrio dan keturunannya sehingga akan ada dampak yang besar dalam dunia genetika karena kehadiran Missy dalam tahun-tahun mendatang" tambah Thompson, yang juga menambahkan bahwa keturunan Missy tak ternilai harganya.

Chris Parry, manajer pemasaran Morsan Farms, mengatakan bahwa pembeli sapi tersebut akan memiliki hak atas embrio Missy. Selama hidupnya, Missy akan dapat memiliki sebanyak 75 anak.

Penjualan untuk dua pembeli dari AS dan Denmark tersebut, membuat Missy menjadi sapi kedua di Kanada yang memecahkan nilai satu juta dolar pada saat berita dilansir.

Baca juga: Duh! Harga Laptop Mulai Naik Gara-gara Dolar

Chris Parry mengatakan meskipun pembeli memiliki hak atas embrio Missy (yang sangat unggul secara genetik), tetapi sapi tersebut tidak akan meninggalkan Kanada. Sebaliknya, sang sapi termahal akan tetap berada di Ponoka, Alta, di mana ia dipelihara selama hampir dua tahun belakangan.

"Sapi ini berkarakter. Dia memiliki kepribadian yang dia tahu bahwa orang suka terhadapnya," kata Parry.

"Dia suka memamerkan dirinya."

Royal Agricultural Winter Fair adalah kompetisi internasional bidang pertanian dan equestrian indoor tingkat dunia yang terbesar. Ajang ini telah menjadi rumah bagi acara rodeo, ratusan pameran, dan kompetisi sejak didirikan pada tahun 1922. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More