Pantau Flash
JK: Masyarakat Papua Diharapkan Terima Permintaan Maaf Gubernur Khofifah
Imbas Perang Dagang, China Mulai Kurangi Impor Emas Hingga 500 Ton
OTT Yogyakarta: KPK Bawa 5 Orang ke Jakarta untuk Diperiksa
G7 Adakan KTT di Tengah Kepanikan akan Perekonomian Global
Redam Hoax Kerusuhan Papua, Kemkominfo Sempat Perlambat Internet

Turki Tahan Diri Pasca Serangan Pipa Minyak Arab Saudi

Turki Tahan Diri Pasca Serangan Pipa Minyak Arab Saudi Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Kementerian Luar Negeri Turki mengutuk serangan "drone" pada awal pekan lalu terhadap dua stasiun pompa di sepanjang pipa saluran minyak strategis Arab Saudi, dan menyerukan penahanan diri di wilayah tersebut.

"Kami mengutuk serangan 14 Mei terhadap dua instalasi pompa minyak di Pelabuhan Yanbu, Arab Saudi, yang tampaknya dilancarkan oleh gerilyawan Al-Houthi dengan menggunakan pesawat nirawak," kata Juru Bicara Hami Aksoy di dalam satu pernyataan, sebagaimana dikutip Kantor Berita Turki, Anadolu.

Baca juga: Kacau... Peneliti Temukan Puing Sampah di Pulau Dekat Indonesia

"Kami menyerukan dihindarinya setiap langkah provokatif yang dapat membahayakan keamanan dan kestabilan di wilayah ini," tambah Aksoy.

Pipa saluran tersebut mengirim minyak dari Provinsi Arab Saudi Timur ke Pelabuhan Yanbu. Pada Rabu (15 Mei 2019), Arab Saudi mengirim surat ke Dewan Keamanan PBB untuk menyalahkan Iran dan gerilyawan Syiah Yaman, Al-Houthi, atas serangan itu, yang dilaporkan mengakibatkan kerusakan besar.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi

Berita Terkait: