Forgot Password Register

Venezuela Tangkap 2 Orang atas Tudingan Sabotase Pemadaman Nasional

Venezuela Tangkap 2 Orang atas Tudingan Sabotase Pemadaman Nasional Orang-orang naik bus selama pemadaman di Caracas, Venezuela. (Foto: Reuters/Manaure Quintero)

Pantau.com - Pemerintah Venezuela telah menahan dua orang karena dicurigai melakukan sabotase pada sistem pasokan listrik negara itu. Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengungkapkan.

"Kami telah menangkap dua orang yang berusaha menyabotase sistem komunikasi di bendungan Guri untuk menghalangi proses restorasi (pasokan listrik). Mereka sedang ditanyai," kata Maduro dalam pidatonya, yang dilansir dari Sputnik, Selasa (12/3/2019).

Baca juga: Venezuela Dilanda Pemadaman Nasional, Maduro Klaim Ada 'Sabotase'

Maduro uga menuding Presiden AS Donald Trump menjadi sosok yang sangat bertanggung jawab atas gangguan sistem jaringan listrik Venezuela.

"Donald Trump adalah orang yang bertanggung jawab utama untuk serangan cyber pada sistem kelistrikan Venezuela. Dia mengatakan bahwa semua skenario (sehubungan dengan Venezuela) adalah mungkin, dan boneka dan badutnya di Venezuela sendiri menggemakannya. Serangan cyber berteknologi tinggi telah dilakukan melawan Venezuela, dan hanya pemerintah AS yang memiliki teknologi (diperlukan untuk melakukan serangan semacam itu)," paparnya. 

Baca juga: Kolombia akan Izinkan Warga Venezuela Melintasi Perbatasan

Dia menambahkan bahwa serangan siber telah dilokalisasi dan badan-badan terkait sedang bekerja untuk memulihkan pasokan listrik di negara itu.

Pemadaman listrik melanda Venezuela pada hari Kamis lalu ketika pemasok listrik nasional Corpoelec melaporkan tentang sabotase di pembangkit listrik tenaga air utama Guri. Media kemudian melaporkan tentang pemadaman listrik di 21 dari 23 negara Venezuela.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More