Pantau Flash
Mabes TNI Bentuk Tim Bantuan Hukum untuk Kivlan Zen
Dua Tahun Korupsi, Pjs Dirut PD Pasar Bermartabat Bandung Jadi Tersangka
Pengungsi Masih Kekurangan Tenda Pasca Sepekan Gempa Halmahera Selatan
Plt Ketum PPP Temui Surya Paloh Bahas Kursi Ketua MPR
Ungkit Kemesraan dengan PDIP di Era SBY, Demokrat Inginkan Kursi Ketua MPR

Viral Cerita Netizen yang Nyaris Ketipu Flash Sale IKEA via Instagram

Viral Cerita Netizen yang Nyaris Ketipu Flash Sale IKEA via Instagram Pesan penipu kepada calon pembeli di kanal webnya (Foto: Facebook/Adrianus F Tumewa)

Pantau.com - Buat kalian yang hobi belanja online tapi nyari yang flash sale. Baru-baru ini ada salah satu netizen yang membagikan pengalamannya karena sempat tergiur belanja karena melihat iklan di sosial media.

Bagaimana modusnya? dari akun Facebook Adrianus F Tumewu, dibagian sebuah pengaman salah netizen yang nyaris kena tipu.

Baca juga: Waduh! Jack Ma: Staf Harus Banyak Seks dan Kerja 12 Jam Sehari

Awalnya netizen melihat iklan tersebut di akun instagramnya. Bahkan iklan itu terlihat begitu mirip dengan salah satu toko furniture IKEA.ID. Bahkan tertulis sponsored dalam iklan yang diunggah di instagram tersebut. 

Namun kecurigaan itu muncul setelah netizen tersebut memindahkan iklan itu di laptop, dimana iklan itu rupanya tampilannya masih seukuran layar mobile.

 

"Gw pindah ke laptop biar kelihatan ya, ternyata lading page ikea penitu persebut emang khusus pengguna mobile aja. Ini terbukti kalau desktop resolution, berantakan tuh layoutnya," tulisnya.

Penasaran dengan penipuan ini, netizen akhirya membuka lebih lanjut untuk mengetahui sejauh ini penipuan ini berlanjut. AKhirnya sampai pada virtual account BNI dimana calon korban harus mentransfer sejumlah uang tersebut.

Baca juga: Biodiesel Karya Anak Bangsa Berjaya di Malaysia

"Gw coba telp call center @bni46 dan menanyakan tentang virtual account 8397000019315251 atas nama IKEA. dan Gw di suggest untuk pengaduan aja ke kantor cabang," tulisnya.

Kocaknya lagi rupanya setelah bolak-balik melakukan transaksi tanpa membeli, pihak yang dituding penipu itu rupanya mengirim pesan dalam website calon pembeli dengan pesan "Kalau tidak mau ditipu yah jangan pesan".

Nah kasus ini sebenarnya bisa menjadi pelajaran buat para ibu-ibu atau millenials yang tergiur iklan flash sale di instagram ya. 

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi