Forgot Password Register

Viral, Pria Ngamuk Tak Diberi Jalan Saat Hendak Nyalip di TOL

Viral, Pria Ngamuk Tak Diberi Jalan Saat Hendak Nyalip di TOL Pria yang mengamuk di TOL. (Foto: Tangkapan Layar)

Pantau.com - Sebuah rekaman video mendadak viral di media sosial lantaran memperlihatkan aksi arogan dari seorang pengemudi mobil Toyota Fortuner warna putih dengan nomor pelat B 1592 BJK. Diduga terjadi di jalan Tol Pancoran, Jakarta Selatan.

Dalam rekaman yang dilihat pada Selasa (16/4/2019), pria yang belum diketahui identitasnya itu berusaha menyalip kendaraan yang berada di depannya dengan menggunakan lajur darurat atau yang berada disisi kiri. 

Baca juga: Tagar 'Audrey Juga Bersalah' Juga Viral di Dunia Maya

Akan tetapi, pengendara yang berada di depan tak memberikan jalan kepada pengemudi mobil Fortuner itu. Sehingga, pada saat kedua mobil itu terhenti lantaran kemacetan, pengemudi mobil putih itu meluapkan emosinya.

Bahkan, pengemudi mobil Fotuner itu turun dan langsung menginjak juga memukul kaca mobil dari pengemudi yang tak memberikan jalan pada saat hendak menyalip itu.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Kasubdit Gakum Polda Metro Jaya Kompol Kompol Nasir mengatakan, tindakan menyalip dengan menggunakan lajur darurat tidak diperbolehkan dan juga telah diatur dalam undang-undang.

"Bahu jalan itu diatur oleh Undang-Undang untuk tempat darurat dan insiden til. Mobil petugas Polri, ambulans, kebersihan, binamarga taman itu menggunakan bahu jalan sebagai bagian daru pelayan masyarakat. Kalau menggunakan bahu jalan melanggar Pasal 287 ayat 1 pidana 2 bulan atau denda Rp 500 ribu," ucap Nasir saat dikonfirmasi, Selasa (16/4/2019).

Baca juga: Viral Aksi Anarkis Pengiring Jenazah Pukuli Mobil, Ini Kata Polisi

Akan tetapi, terkait aksi arogan yang diperlihatkan dalam video itu, Nasir menyebut tak bisa berkomentar lantaran telah masuk kedalam pidana umum. Sehingga, ia mempersilahkan kepada pihak yang merasa dirugikan untuk melaporkan hal itu ke kantor polisi.

"Kalau itu korban mau lapor silakan di Polres ataupun Polsek, itu pidana umum, bukan undang-undang lalu lintas," cetus Nasir.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More