Forgot Password Register

Headlines

Waduh! Ternyata Banyak Kapal Asing 'Tipu-tipu' Pakai Bendera RI

Waduh! Ternyata Banyak Kapal Asing 'Tipu-tipu' Pakai Bendera RI Kapal ikan STS-50 yang menjadi buruan Interpol (Foto: Instagram/Susi Pudjiastusi)

Pantau.com - Kebijakan penggelaman kapal menjadi halangan bagi kapal-kapal asing yang ingin mengambil ikan di perairan RI. Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti bahkan mengungkapkan banyak kapal asing yang ingin berbendera Indonesia agar mendapatkan izin di perairan RI.

"Banyak akal-akalan pencuri ikan, meminta kapal asingnya berbendera Indonesia untuk menangkap di high seas (laut lepas). Saya katakan di high seas tidak perlu izin dikiranya KKP itu bisa dibodoh-bodohi," ujarnya saat jumpa pers di Gedung Mina Bahari IV, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018).

Baca juga: Dituding Kerja Pemerintah Tak Becus, Menteri Susi Lempar Data

Sebelumnya, Susi juga memaparkan penenggelaman kapal menjadi cara yang efektif untuk menghukum kapal ilegal. Menurutnya, sebagai negara yang merdeka ia tak akan membiarkan kapal asing mencuri ikan di perairan Indonesia.

"Kita mulai tenggelamin kapal desember 2014. Jadi kalau ada yang bilang nenggelamin kalal itu kerjaan orang bodoh, lebih bodoh mana negara merdeka, punya kedaulatan membiarkan kapal kapal asing ribuan bukan 1.000-2.000 tapi lebih dari 7.000 kapal nyuri bertahun tahun pakai solar yang disubsidi," ujarnya saat dijumpai di lokasi yang sama.

Baca juga: Kisruh Impor Beras , Siapa yang Butuh?

Dia mengaku heran bila masih ada yang mempermasalahkan penenggelaman kapal. Pasalnya hal tersebut telah diatur dalam undang-undang. 

"Kenapa tidak (menenggelamkan). Undang-undang masih ada, kenapa orang masih memepermasalahkan. Kapal nyuri, (menurut) undang-undang ditenggelamkan, ya tenggelamkan," ungkapnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More