
Pantau - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI secara resmi diumumkan akan menjadi tuan rumah Kongres Badan Pemeriksa Sedunia ke-26 (XXVI INCOSAI) pada tahun 2028, yang direncanakan digelar di Bali.
Ketua BPK, Isma Yatun, menyampaikan pernyataan tersebut dalam sesi pleno kedua INCOSAI ke-25 di Sharm el Sheikh, Mesir, pada Jumat, 31 Oktober 2025.
"Kami berkomitmen untuk menghadirkan kongres yang bermakna dan berkesan, sebuah pengalaman yang menggambarkan semangat kolaborasi dan pembelajaran bersama di antara komunitas pemeriksaan dunia," ungkapnya.
INCOSAI merupakan forum tertinggi dari International Organization of Supreme Audit Institutions (INTOSAI) yang diadakan setiap tiga tahun sekali.
Kongres ini diikuti oleh lembaga pemeriksa keuangan negara atau Supreme Audit Institution (SAI) dari 195 negara anggota INTOSAI.
Isma Yatun juga menyampaikan apresiasi kepada Accountability State Authority of Egypt (SAI Mesir) atas keberhasilan penyelenggaraan INCOSAI ke-25.
Ia menegaskan bahwa INCOSAI ke-26 akan digelar dengan semangat inovatif, inspiratif, dan penuh makna, mencerminkan nilai keteguhan, kebersamaan, dan kebijaksanaan yang menjadi jati diri bangsa Indonesia.
Perkuat Peran Global, BPK Raih Jabatan Wakil Ketua INTOSAI
Dalam kesempatan yang sama, BPK juga secara resmi terpilih sebagai Wakil Ketua I INTOSAI periode 2025–2028.
Dalam struktur kepemimpinan INTOSAI, SAI Mesir menjabat sebagai Ketua, sementara SAI Arab Saudi sebagai Wakil Ketua II.
Sebagai Wakil Ketua I, BPK akan berperan aktif di berbagai organ penting INTOSAI seperti Governing Board (GB), Policy, Finance, and Administration Committee (PFAC), Supervisory Committee on Emerging Issues (SCEI), Professional Standards Committee (PSC), dan Network of INTOSAI Communication Officers (NICO).
"Langkah-langkah ini menegaskan komitmen BPK untuk terus berperan aktif di tingkat internasional, tidak hanya sebagai penyelenggara INCOSAI ke-26, Wakil Ketua INTOSAI periode 2025–2028, serta Ketua INTOSAI periode 2028–2031, tetapi juga sebagai mitra yang berkontribusi nyata dalam memperkuat kapasitas dan solidaritas komunitas pemeriksaan dunia," ujar Isma Yatun.
Dorong Dampak Ekonomi Lewat Pariwisata dan Keterlibatan Masyarakat
Selain memperkuat peran Indonesia di panggung internasional, pelaksanaan INCOSAI ke-26 di Bali juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional.
Manfaat ekonomi tersebut diproyeksikan muncul dari peningkatan sektor pariwisata serta partisipasi masyarakat lokal dalam mendukung pelaksanaan kongres.
INCOSAI ke-26 juga diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antarnegara, mendorong inovasi, dan meneguhkan akuntabilitas sebagai fondasi utama tata kelola pemerintahan yang baik.
- Penulis :
- Gerry Eka








