Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Rekap Ekonomi 3 November 2025: Inflasi Naik, Neraca Dagang Surplus, dan Proyek IKN serta WTE Tetap Jalan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Rekap Ekonomi 3 November 2025: Inflasi Naik, Neraca Dagang Surplus, dan Proyek IKN serta WTE Tetap Jalan
Foto: (Sumber: Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam konferensi pers rilis berita resmi statistik BPS di Jakarta, Senin (3/10/2025). ANTARA/Muzdaffar Fauzan..)

Pantau - Sejumlah perkembangan penting di bidang ekonomi nasional terjadi pada Senin, 3 November 2025, mulai dari inflasi, neraca perdagangan, hingga proyek strategis nasional seperti Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Waste to Energy (WTE). Berikut rangkumannya:

Inflasi Naik karena Emas, Ekspor Meningkat Tajam

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan Indonesia pada Oktober 2025 sebesar 2,86 persen (year-on-year).

Peningkatan inflasi tersebut didorong oleh lonjakan harga emas, yang memberikan andil besar terhadap kenaikan indeks harga konsumen.

Sementara itu, neraca perdagangan Indonesia pada September 2025 mencatat surplus sebesar 4,34 miliar dolar AS, atau sekitar Rp72 triliun, menjadi indikator positif kestabilan sektor eksternal.

Surplus ini sejalan dengan kinerja ekspor yang tumbuh signifikan.

Ekspor Indonesia tercatat meningkat 11,41 persen secara tahunan (year-on-year) pada periode yang sama.

Proyek Strategis Tetap Berjalan, Stok Beras Capai Rekor Tertinggi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus berjalan sesuai jadwal dan menyatakan bahwa kekhawatiran soal IKN akan menjadi "kota hantu" tidak berdasar.

Ia menekankan pentingnya persepsi positif terhadap kelanjutan proyek ini.

Di sektor pangan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumumkan bahwa stok beras nasional mencapai 3,8 juta ton, angka tertinggi dalam sejarah.

Ketersediaan tersebut memperkuat posisi Indonesia untuk tidak perlu melakukan impor beras dalam waktu dekat.

Proyek Waste to Energy Masuki Tahap Tender

PT Danantara Investment Management (Persero), melalui anak usahanya BPI Danantara Indonesia, menyatakan bahwa 24 perusahaan telah lolos seleksi Daftar Penyedia Terseleksi (DPT) untuk proyek Waste to Energy (WTE) tahap pertama.

Proyek ini bertujuan mengolah sampah menjadi energi sebagai bagian dari upaya transisi energi bersih.

Tender proyek WTE dijadwalkan mulai digelar pada 6 November 2025, menandai dimulainya proses lanjutan dari proyek strategis yang diproyeksikan memiliki dampak besar terhadap pengelolaan sampah nasional.

Penulis :
Ahmad Yusuf