HOME  ⁄  Nasional

BPOM Dukung Ekspor Jamu ke Amerika Serikat, Industri Jamu Nasional Resmi Masuki Era Baru

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

BPOM Dukung Ekspor Jamu ke Amerika Serikat, Industri Jamu Nasional Resmi Masuki Era Baru
Foto: (Sumber: BPOM Tancap Gas! Dukung PPJAI Bawa Jamu Indonesia Naik Kelas dan Tembus Pasar Amerika Serikat.)

Pantau - Industri jamu nasional dinyatakan resmi memasuki era baru setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan memberikan dukungan penuh kepada Perkumpulan Pelaku Jamu Alami Indonesia dalam pengembangan Obat Herbal Terstandar sekaligus membuka jalan ekspor jamu ke pasar Amerika Serikat.

Dukungan tersebut disampaikan dalam audiensi resmi antara BPOM dan delegasi PPJAI sebagai penegasan bahwa jamu tidak hanya diposisikan sebagai warisan budaya, tetapi siap bersaing sebagai produk kesehatan global.

Delegasi PPJAI dalam audiensi tersebut dipimpin oleh Ketua Dewan Pembina Mukit Hendrayatno dan Ketua Umum Heri Susanto.

Audiensi ini merupakan tindak lanjut dari misi dagang PPJAI ke Amerika Serikat pada November 2025.

Dalam misi dagang tersebut, PPJAI menjajaki kerja sama dengan Amazon Fulfillment Center serta melakukan koordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Amerika Serikat.

Kepala BPOM Prof. Dr. Taruna Ikrar menyampaikan apresiasi terhadap langkah PPJAI yang dinilai serius mempersiapkan ekspor jamu dengan standar internasional.

BPOM menyatakan kesiapan memberikan pendampingan teknis untuk pengembangan obat herbal terstandar hingga memenuhi persyaratan Food and Drug Administration.

Pasar Amerika Serikat dikenal memiliki regulasi ketat terkait keamanan, mutu, dan bukti ilmiah produk kesehatan.

Pertemuan tersebut dihadiri jajaran strategis BPOM, antara lain Direktur Standardisasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik Dian Putri Anggraweni serta Direktur Registrasi OTSK Imelda Ester Riana P.

Audiensi juga dihadiri delapan pengurus inti PPJAI termasuk Dewan Pakar yang menunjukkan keseriusan penyusunan peta jalan ekspor jamu secara sistematis.

Dalam audiensi, PPJAI menyampaikan lima agenda strategis, mulai dari pemaparan perkembangan organisasi, permintaan pendampingan teknis pengembangan Obat Herbal Terstandar, dorongan Banyumas Raya sebagai pusat hilirisasi susu kambing, asistensi perizinan Food and Drug Administration, hingga undangan kepada Kepala BPOM untuk hadir dalam Musyawarah Nasional PPJAI.

Ketua Umum PPJAI Heri Susanto menyampaikan bahwa agenda ekspor jamu ke Amerika Serikat disusun secara bertahap dan berbasis pengalaman langsung di pasar tujuan.

Ia menjelaskan PPJAI telah memahami mekanisme distribusi melalui Fulfillment by Amazon serta koordinasi dengan KBRI Washington.

Fokus berikutnya diarahkan pada pemenuhan seluruh ketentuan Food and Drug Administration oleh produk jamu Indonesia.

Upaya peningkatan level obat bahan alam menuju obat herbal terstandar dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing global.

Ketua Dewan Pembina PPJAI Mukit Hendrayatno menyampaikan bahwa sejumlah anggota PPJAI telah memiliki kapasitas produksi memadai dan menerapkan standar Good Manufacturing Practice.

Dukungan dan pendampingan BPOM dinilai akan mempercepat proses sertifikasi sekaligus meminimalkan hambatan regulasi.

Rencana ekspor perdana jamu ke Amerika Serikat ditargetkan dapat segera terwujud dalam waktu dekat.

Dukungan BPOM ini menandai titik balik strategis bagi jamu Indonesia dari produk tradisional berbasis kearifan lokal menuju produk kesehatan berstandar ilmiah dan regulasi internasional.

Sinergi antara regulator dan pelaku usaha menunjukkan peran negara sebagai penggerak industri sekaligus membuka jalan jamu Indonesia menembus pasar global.

Jamu diposisikan sebagai komoditas strategis bangsa yang kompetitif, terpercaya, dan membanggakan.

Penulis :
Ahmad Yusuf