Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Menaker Resmikan Balai K3 Surabaya, Perkuat Layanan Keselamatan Kerja di Jatim dan Wilayah Timur Indonesia

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Menaker Resmikan Balai K3 Surabaya, Perkuat Layanan Keselamatan Kerja di Jatim dan Wilayah Timur Indonesia
Foto: (Sumber: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dalam acara peresmian/aktivasi Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Surabaya, Jawa Timur, Senin (5/1/2026). (ANTARA/HO-Kemnaker RI))

Pantau - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pentingnya implementasi kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan terus menghadirkan layanan K3 yang lebih dekat dengan kebutuhan publik melalui aktivasi Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Balai K3) di berbagai daerah.

Balai K3 Surabaya Diresmikan, Layani Jatim hingga NTT

Salah satu langkah konkret adalah aktivasi Balai K3 Surabaya, Jawa Timur, yang resmi diaktifkan untuk memperkuat layanan K3 di wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Balai ini menjadi Balai K3 ke-6 yang dikelola langsung oleh Kementerian Ketenagakerjaan setelah Jakarta, Bandung, Samarinda, Makassar, dan Medan.

Yassierli menjelaskan bahwa seluruh aspek administrasi telah diselesaikan, sehingga Balai K3 Surabaya kini dikelola penuh oleh kementerian.

Sebelumnya, balai ini dikenal sebagai Balai Hiperkes dan K2 Surabaya, yang dikelola bersama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur.

Penataan ulang dilakukan untuk memperjelas pengelolaan dan tanggung jawab layanan K3, agar lebih tertata dan mudah diakses publik.

Fokus pada SDM, Program, dan Penegakan Norma K3

Aktivasi Balai K3 Surabaya tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mencakup penguatan sumber daya manusia, dukungan anggaran, penyusunan program kerja, dan penataan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK).

Tim Kementerian Ketenagakerjaan akan terus menyiapkan program, personil, dan peralatan agar layanan K3 dapat berjalan secara optimal.

Keberadaan Balai K3 Surabaya dinilai strategis karena mencakup pelayanan terhadap lebih dari 1,4 juta perusahaan di wilayah kerjanya.

Menaker berharap layanan ini berdampak langsung bagi pekerja dan perusahaan.

Pekerja diharapkan mendapat perlindungan yang lebih baik dalam aspek keselamatan dan kesehatan kerja.

Sementara itu, perusahaan dapat memanfaatkan layanan pengujian dan pelatihan K3 secara maksimal.

"Balai K3 Surabaya diharapkan berperan strategis untuk memastikan norma kerja dan norma K3 benar-benar ditegakkan," ujar Yassierli.

Penulis :
Aditya Yohan