Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Menteri UMKM Dorong Pengemudi Ojol Punya Usaha Sampingan Lewat Platform Digital

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Menteri UMKM Dorong Pengemudi Ojol Punya Usaha Sampingan Lewat Platform Digital
Foto: (Sumber: Menteri UMKM Maman Abdurrahman. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/nz.)

Pantau - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, mendorong peningkatan kelas bagi pengusaha mikro, kecil, serta mitra pengemudi ojek daring (ojol) melalui pemanfaatan program-program berbasis platform digital.

Ia menilai bahwa platform digital dapat menjadi sarana yang efektif untuk membantu pengemudi ojol memiliki usaha sampingan, seperti membuka warung makan atau bisnis kecil lainnya.

Platform Digital Jadi Jembatan Usaha Tambahan

Menurut Menteri Maman, fleksibilitas waktu dalam kemitraan di platform digital memberi ruang bagi pengemudi ojol untuk menjalankan usaha lain selain pekerjaannya sebagai mitra transportasi.

“Prinsip kemitraan pada platform digital memberi fleksibilitas bagi para ojol untuk tetap dapat membuka usaha,” ujarnya.

Pemerintah, melalui Kementerian UMKM, berkomitmen menjaga ekosistem perekonomian digital yang mencakup aplikator/platform, mitra pengemudi ojol, dan pelaku UMKM.

Ketiganya disebut sebagai elemen yang saling terkait dan tidak dapat dipisahkan dalam pengembangan ekonomi digital nasional.

UMKM dan Ojol Terhubung dalam Ekosistem Digital

Menteri Maman menjelaskan bahwa dalam ekosistem transportasi daring, tidak bisa hanya melihat aplikator atau pengemudi ojol secara terpisah.

“Di dalamnya juga ada UMKM yang bergantung pada ojol dan platform digital, begitu juga sebaliknya,” ungkapnya.

Saat ini, ratusan ribu mitra ojol dan merchant UMKM menggunakan platform digital untuk menjual produk mereka dan menjangkau konsumen secara lebih luas.

Pemerintah ingin usaha mikro terus tumbuh dengan memanfaatkan peluang teknologi digital, sehingga pendapatan dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara berkelanjutan.

Penulis :
Aditya Yohan