Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Kemenekraf Gandeng Kemenkes Kembangkan Program Cek Kesehatan Gratis, Dorong Peran Ekonomi Kreatif dalam Literasi Kesehatan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemenekraf Gandeng Kemenkes Kembangkan Program Cek Kesehatan Gratis, Dorong Peran Ekonomi Kreatif dalam Literasi Kesehatan
Foto: (Sumber: Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, melaksanakan rapat koordinasi bersama Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa (20/1/2025) ANTARA/HO Kementerian Ekonomi Kreatif.)

Pantau - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menggandeng Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mengembangkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) melalui keterlibatan subsektor ekonomi kreatif.

Kolaborasi ini bertujuan memperluas jangkauan layanan kesehatan sekaligus meningkatkan literasi kesehatan masyarakat secara inovatif dan inklusif.

UMKM, IP Lokal, dan Komunitas Jadi Motor Inovasi Program

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menyatakan bahwa pelaku ekonomi kreatif, khususnya UMKM, akan dilibatkan dalam penyediaan merchandise dan materi visual pendukung program CKG.

"Melalui CKG, kita ingin menunjukkan bahwa dengan KTP saja, layanan kesehatan bisa diakses secara gratis dan bermakna," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa ekonomi kreatif juga akan berperan dalam menciptakan media komunikasi yang menarik, seperti gim edukatif dan maskot dari kekayaan intelektual (IP) lokal.

Program ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan pelaku ekonomi kreatif yang selama ini belum memiliki akses layanan kesehatan yang memadai.

Kemenekraf juga akan membantu peningkatan kualitas alur layanan, termasuk standar penyambutan dan kenyamanan peserta selama menunggu.

Dari sisi lokasi, ruang publik seperti pusat perbelanjaan akan dimanfaatkan untuk pelaksanaan CKG.

Kampus dan komunitas akan menjadi saluran utama sosialisasi dan pendaftaran peserta, dengan dukungan promosi dari media dan jaringan radio komunitas.

Puskesmas Jadi Ujung Tombak, Ekosistem CKG Diperluas

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menjelaskan bahwa pelaksanaan program CKG akan berada di bawah koordinasi dinas kesehatan daerah, dengan puskesmas sebagai ujung tombak layanan.

"Ke depan, penguatan puskesmas berbasis wilayah memungkinkan perluasan jangkauan CKG ke berbagai ekosistem masyarakat, termasuk komunitas dan home industry," ujarnya.

Kolaborasi lintas sektor ini tidak hanya ditujukan untuk memberikan layanan medis dasar, tetapi juga mendukung kampanye perubahan perilaku hidup sehat.

Tujuannya agar literasi kesehatan dapat disampaikan secara menyenangkan, mudah dipahami, dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat.

Rapat koordinasi antara Kemenekraf dan Kemenkes telah dilaksanakan di Gedung Kemenkes, Jakarta, diikuti oleh Irene Umar dan Dante Saksono Harbuwono.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan perdana CKG yang digelar di Agora Mall, Jakarta, pada 1–3 Desember 2025.

Irene berharap program CKG tidak hanya menjadi layanan kesehatan, tetapi berkembang menjadi pengalaman publik yang inklusif, tertata, dan berdampak.

Kedua kementerian sepakat menjadikan pengembangan CKG sebagai model kolaborasi lintas sektor antara kesehatan dan ekonomi kreatif.

Melalui kerja sama ini, CKG diharapkan mampu memperkuat visi pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi.

Penulis :
Ahmad Yusuf