Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Aktivitas Ekonomi Pasar Pandan Tapanuli Tengah Mulai Kembali Normal Pascabencana

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Aktivitas Ekonomi Pasar Pandan Tapanuli Tengah Mulai Kembali Normal Pascabencana
Foto: (Sumber: Pembeli memilih cabai merah keriting yang akan dibeli di Pasar Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara pada Senin (26/1/2026) ANTARA/Mario Sofia Nasution.)

Pantau - Aktivitas ekonomi di Pasar Pandan, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, mulai kembali normal setelah sempat terdampak banjir dan terputusnya akses jalan akibat longsor.

Kondisi tersebut ditandai dengan kembali berjalannya aktivitas jual beli seiring terbukanya akses jalan distribusi barang ke wilayah pasar.

Salah seorang pembeli di Pasar Pandan, Meli Wahyuni, menyampaikan bahwa kondisi pasar mulai membaik setelah akses jalan kembali terbuka.

“Aktivitas mulai normal, akses jalan yang terbuka membuat harga berangsur normal,” ungkap Meli Wahyuni di Pandan, Senin.

Meli menjelaskan bahwa sesaat setelah bencana, harga kebutuhan pokok sempat melonjak cukup tinggi akibat jalan lintas terputus dan jumlah pedagang yang terbatas.

Ia mencontohkan harga cabai yang sempat mencapai Rp300 ribu per kilogram pada awal pascabencana.

Pedagang cabai di Pasar Pandan, Mardalena Simanullang, membenarkan bahwa aktivitas jual beli di pasar kini sudah berangsur normal.

Mardalena menyebut pasar mulai kembali beraktivitas sekitar tiga pekan setelah bencana melanda wilayah tersebut.

Sebelum bencana, ia mampu menjual cabai hingga 60 kilogram per hari, namun kini jumlahnya sekitar 40 kilogram per hari.

“Ini sudah mulai ramai dan kami berharap ini terus terjaga,” ujar Mardalena.

Cabai yang dijual di Pasar Pandan berasal dari kawasan Toba dan Siborong-Siborong, Kabupaten Tapanuli Utara, dengan harga saat ini berada di kisaran Rp20 ribu per kilogram.

Mardalena menambahkan bahwa pemulihan harga kebutuhan pokok terjadi berkat perbaikan akses jalan oleh pemerintah dan pihak terkait.

“Ini semua berkat adanya kerja keras pemerintah dan pihak terkait dalam membuka akses jalan sehingga distribusi barang berjalan membaik,” katanya.

Penulis :
Ahmad Yusuf