Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

GAPMMI Sambut Penunjukan Menperin di Dewan Energi Nasional, Dorong Kepastian Energi untuk Industri Mamin

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

GAPMMI Sambut Penunjukan Menperin di Dewan Energi Nasional, Dorong Kepastian Energi untuk Industri Mamin
Foto: (Sumber: Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita. ANTARA/HO-Kemenperin.)

Pantau - Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) menyambut positif penunjukan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai anggota Dewan Energi Nasional (DEN), dan menilai langkah tersebut memberi kepastian kebijakan ketahanan energi bagi sektor industri.

Dorong Harmonisasi Energi–Industri di Tengah Transisi Rendah Emisi

Ketua Umum GAPMMI, Adhi Lukman, menyatakan pengalaman Menperin dalam membina sektor manufaktur menjadi modal penting dalam perumusan kebijakan energi nasional.

"Keberadaan Menperin di DEN diharapkan mampu memastikan energi terjangkau bagi industri demi menjaga produktivitas dan daya saing," ungkapnya.

GAPMMI mendorong agar sinergi antara kebijakan energi dan kebijakan industri terus diperkuat, terutama dalam menghadapi transisi menuju produksi rendah emisi.

Adhi menekankan bahwa sektor makanan dan minuman sangat bergantung pada pasokan energi yang konsisten dan andal, khususnya dalam proses pemanasan, pendinginan, pengeringan, sterilisasi, pengemasan, serta rantai dingin (cold chain).

Harapkan Percepatan HGBT dan Dukungan Energi Terbarukan

GAPMMI juga mendorong percepatan realisasi harga gas bumi tertentu (HGBT) untuk sektor makanan dan minuman agar dapat meningkatkan efisiensi biaya dan memperkuat daya saing di pasar domestik maupun global.

Selain itu, GAPMMI berharap DEN turut membantu mempercepat transisi ke energi terbarukan, meskipun diakui masih terdapat sejumlah hambatan.

Hambatan tersebut antara lain biaya investasi awal yang tinggi, keterbatasan infrastruktur jaringan, serta regulasi yang dinilai belum sepenuhnya mendukung kebutuhan pelaku industri.

Kehadiran Menperin di DEN dinilai menjadi momentum untuk mempercepat sinkronisasi kebijakan demi mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan industri makanan dan minuman nasional.

Penulis :
Gerry Eka