Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

IHSG Anjlok 2,32 Persen di Pembukaan, Tertekan Sentimen Global dan Penurunan Outlook dari Moody’s

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

IHSG Anjlok 2,32 Persen di Pembukaan, Tertekan Sentimen Global dan Penurunan Outlook dari Moody’s
Foto: (Sumber: Pekerja memantau grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Treasury BTN, Jakarta, Senin (2/2/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj..)

Pantau - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah tajam pada Jumat pagi (6/2/2026), turun 188,20 poin atau 2,32 persen ke level 7.915,66 di tengah tekanan pelemahan bursa saham global dan sentimen negatif dari penurunan outlook peringkat Indonesia oleh Moody’s.

Sentimen Global dan Domestik Tekan Pasar

Indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan turut merosot 16,33 poin atau 1,97 persen ke posisi 813,02.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menyebut bahwa IHSG berpotensi menguji level support psikologis di 8.000 akibat tekanan eksternal dan reaksi pasar terhadap outlook kredit.

Dari sisi domestik, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tumbuh 5,39 persen secara tahunan (year on year) pada kuartal IV 2025.

Capaian ini melebihi ekspektasi pasar sebesar 5,01 persen dan meningkat dari kuartal sebelumnya yang tumbuh 5,04 persen.

Sepanjang 2025, ekonomi Indonesia tumbuh 5,11 persen, sedikit di bawah target pemerintah sebesar 5,2 persen namun tetap menjadi pertumbuhan tahunan terkuat sejak kuartal III 2022.

Pertumbuhan ekonomi tersebut didorong oleh aktivitas sektor swasta dan peningkatan investasi.

Namun demikian, Moody’s Ratings pada Kamis (5/2/2026) menurunkan outlook peringkat Indonesia dari “stabil” menjadi “negatif”, meski tetap mempertahankan rating di level Baa2.

Moody’s menilai penurunan ini disebabkan oleh meningkatnya ketidakpastian dalam perumusan kebijakan yang dapat melemahkan efektivitas serta mencerminkan indikasi pelemahan tata kelola pemerintahan.

Ratna menilai bahwa keputusan Moody’s tersebut menjadi sentimen negatif utama dalam perdagangan hari ini.

Bursa Global Kompak Melemah, Pasar Asia Bervariasi

Pelemahan IHSG juga terjadi seiring sentimen negatif dari pasar global.

Bursa Eropa pada Kamis (5/2) kompak melemah:

  • Euro Stoxx 50 turun 0,66%
  • FTSE 100 Inggris turun 0,99%
  • DAX Jerman turun 0,46%
  • CAC Prancis turun 0,29%

Di Amerika Serikat, Wall Street juga ditutup melemah:

  • S&P 500 turun 1,23% ke 6.798,11
  • Nasdaq turun 1,38% ke 24.584,69
  • Dow Jones turun 1,20% ke 48.908,30

Sementara itu, bursa saham Asia pagi ini tercatat bervariasi:

  • Nikkei Jepang naik 143,39 poin atau 0,27% ke 53.961,39
  • Shanghai turun 6,39 poin atau 0,16% ke 4.069,52
  • Hang Seng turun 408,26 poin atau 1,52% ke 26.476,97
  • Strait Times turun 31,47 poin atau 0,63% ke 4.944,39

Pelaku pasar juga tengah menanti rilis data cadangan devisa Indonesia untuk Januari 2026 serta indeks harga properti kuartal IV 2025 yang dijadwalkan dirilis hari ini.

Penulis :
Ahmad Yusuf