
Pantau - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen pemerintah membuka lapangan kerja seluas-luasnya melalui percepatan industrialisasi dan pembangunan rumah murah, sebagai strategi utama meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.
Industrialisasi Nasional Jadi Prioritas Utama
Dalam pidatonya di Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama yang disiarkan oleh Sekretariat Presiden dari Jakarta, Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah akan memimpin secara serius percepatan industrialisasi dalam dua hingga tiga tahun ke depan.
Ia menyebut penguatan sektor industri sebagai syarat mutlak agar Indonesia bisa menjadi negara maju.
"Industrialisasi tidak hanya ditujukan untuk pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pemerataan kesejahteraan rakyat," ungkapnya.
Presiden menekankan bahwa lapangan kerja yang tercipta harus bersifat berkelanjutan dan memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat.
Rumah Murah dan Strategi Ekonomi Terpadu
Selain sektor industri, pemerintah juga menargetkan pembangunan jutaan rumah murah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Prabowo menyatakan bahwa program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup rakyat sekaligus menggerakkan sektor konstruksi nasional.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan rumah murah akan mendorong tumbuhnya industri pendukung dan menciptakan efek berganda terhadap perekonomian.
Pemerintah juga berencana mengintegrasikan pembangunan industri dan perumahan dalam strategi nasional.
Integrasi kebijakan ini dirancang untuk memperkuat daya beli masyarakat dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Prabowo menegaskan bahwa seluruh kebijakan pemerintah diarahkan untuk mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera.
"Pembangunan harus dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat," tegasnya.
- Penulis :
- Gerry Eka







