
Pantau - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama PT AKR Corporindo Tbk memperkuat tata kelola penyaluran BBM Tertentu jenis solar subsidi guna memastikan distribusi tepat sasaran, transparan, dan akuntabel sehingga mendorong perekonomian daerah.
Penguatan dilakukan melalui evaluasi menyeluruh yang mencakup tata kelola, ketersediaan stok, mekanisme distribusi, hingga validasi penyaluran ke konsumen.
Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, menyatakan sinergi terus dilakukan agar BBM subsidi benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
Ia mengatakan, “Kita terus memperkuat dan memperkokoh kinerja AKR sebagai badan usaha pelaksana penugasan BBM agar lebih baik, mendukung swasembada energi dan meningkatkan layanan kepada masyarakat hingga pengembangan di wilayah-wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar),” kata Wahyudi.
Wahyudi menegaskan, “Kita lakukan perbaikan, sinergi, serta penguatan integrasi data agar lebih kuat, andal, serta memudahkan verifikasi dan validasi data setiap bulan atau triwulan yang dilaporkan kepada Kementerian Keuangan,” katanya.
Ia menambahkan, “Kami tetap mendorong transparansi data dan pelaporan hingga di titik akhir distribusi dapat terus kita jaga bersama,” kata Wahyudi.
Deputy Chief Executive Officer AKR Corporindo, Merry Sofi, mengapresiasi dukungan dan panduan BPH Migas dalam pelaksanaan Penugasan, Penyediaan dan Pendistribusian JBT.
Ia menyatakan, “Harapannya sinergi ini bisa terus ditingkatkan untuk membangun kinerja bersama dalam monitoring dan distribusi P3JBT kepada konsumen yang membutuhkan dengan tepat sasaran. Masyarakat terlayani, dan barang (BBM) yang didistribusikan adalah barang yang sesuai,” kata dia.
Peninjauan Terminal dan SPBKB di Samarinda
Penguatan tata kelola tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion di Samarinda yang turut dihadiri sejumlah anggota Komite BPH Migas dan jajaran direksi AKR Corporindo.
Pada 10 Februari, BPH Migas meninjau Terminal Tank Palaran di Samarinda serta SPBKB milik AKR Corporindo untuk memastikan ketersediaan dan distribusi solar subsidi berjalan normal.
Terminal Palaran merupakan terminal BBM milik PT AKR Corporindo Tbk yang menyuplai kebutuhan BBM di Samarinda dan sekitarnya, Kalimantan Timur.
Dalam peninjauan tersebut, proses blending Fatty Acid Methyl Ester menjadi Biodiesel 40 sebelum penyaluran turut dipantau.
Anggota Komite BPH Migas, Bambang Hermanto, menyatakan, “Kegiatan ini dalam rangka memastikan penyaluran BBM subsidi jenis solar tepat waktu dan tepat sasaran. Tadi kami juga mengunjungi terminal tank AKR Palaran sebagai salah satu tempat penyimpanan BBM milik AKR yang terdapat proses blending untuk Fatty Acid Methyl Ester sampa jadi B40 yang siap disalurkan kepada masyarakat,” kata Bambang Hermanto.
Penyaluran JBT Solar Dilaporkan Normal
Saat kunjungan ke SPBKB Kutai Kartanegara, penyaluran BBM subsidi dilaporkan berjalan normal tanpa antrean.
Untuk penyaluran JBT solar, operator telah melaksanakan proses transaksi sesuai aturan pemerintah sebagai bagian dari pengawasan bersama antara BPH Migas dan AKR dalam menjaga akuntabilitas penugasan pemerintah.
- Penulis :
- Leon Weldrick







