Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Wapres Gibran Tinjau Subsidi Bahan Pokok di Pasar Badung untuk Tekan Inflasi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Wapres Gibran Tinjau Subsidi Bahan Pokok di Pasar Badung untuk Tekan Inflasi
Foto: (Sumber: Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengecek pemberian subsidi bahan pokok di Pasar Badung, Denpasar, Jumat 13/2/2026. (ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari).)

Pantau - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengecek langsung pemberian subsidi bahan pokok di Pasar Badung, Denpasar, Bali, pada Jumat, 13 Februari 2026 pukul 09.37 WIB dengan waktu baca 3 menit.

Saat meninjau lapak pedagang cabai, Gibran bertanya “Ini yang mana saja dapat subsidi?,” ucap Gibran di Denpasar, Bali, Jumat.

Wapres ingin memastikan kondisi harga di Pasar Badung tetap terjaga sehingga menyarankan pemerintah daerah memberikan subsidi agar masyarakat tetap dapat membeli bahan pokok.

Subsidi Cabai Rp3.000 per Kilogram

Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara menyampaikan terima kasih atas perhatian Wapres Gibran.

Pemkot Denpasar memberikan subsidi ketika terdapat komoditas yang mengalami kenaikan harga.

Pada hari tersebut subsidi diberikan untuk cabai rawit dan cabai besar sebesar Rp3.000 per kilogram karena sedang mengalami lonjakan harga.

Jaya Negara menyampaikan “Ini memberikan subsidi dalam rangka menjaga inflasi yang sekarang tembus 3,6 persen secara tahunan, tapi yang diberikan subsidi Rp3.000 penurunan harga hanya di beberapa pos,” kata Jaya Negara.

Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma Ida Bagus Kompyang Wiranata menambahkan bahwa Wapres Gibran memberi pesan agar pemberian subsidi diperluas kepada lebih banyak pedagang.

Saat ini rata-rata per hari pengelola pasar memberikan subsidi kepada delapan pedagang di setiap komoditas.

Kebijakan tersebut dipilih karena subsidi besar-besaran memerlukan anggaran besar sehingga bantuan difokuskan pada komoditas bahan pokok paling berpengaruh dan mengalami lonjakan harga.

Kompyang Wiranata menyampaikan “Wapres sarankan kami melakukan subsidi untuk menekan inflasi tapi agar kuantitasnya diperbanyak, sedangkan kami hitung-hitung melakukan subsidi besar-besaran tentu akan menguras anggaran,” ujarnya.

Ia menambahkan “Anggaran juga harus diperhitungkan tapi bagaimana pun juga atas saran Pak Wapres kami dari Perumda akan berupaya menambah jumlah pedagang yang kami berikan subsidi,” sambung Kompyang Wiranata.

Perumda Pasar dalam setahun menganggarkan Rp500 juta untuk subsidi harga di pasar-pasar di Denpasar.

Harga Cabai dan Ayam Naik

Harga cabai rawit naik dari Rp70 ribu per kilogram menjadi Rp75 ribu dan kini menyentuh Rp85 ribu akibat musim hujan yang menyelimuti Bali.

Harga daging ayam dalam 10 hari terakhir naik dari Rp36 ribu per kilogram menjadi Rp45 ribu atau mencapai harga tertinggi menurut pedagang.

Harga bahan pokok lain relatif stabil seperti cabai merah besar Rp35 ribu per kilogram, tomat Rp12 ribu per kilogram, bawang merah dan putih Rp35 ribu per kilogram, telur Rp53 ribu per krat, dan daging sapi Rp120 ribu per kilogram.

Berita terkait sebelumnya berjudul TPID Bali gelar 66 pasar murah jelang Nyepi dan Idul Fitri 2026, BI-TIPD Bali awasi kecukupan stok pangan jelang Galungan, serta Wamendagri: TPID Bali berperan strategis suksekan program nasional.

Penulis :
Ahmad Yusuf