
Pantau - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan perputaran ekonomi di Jakarta selama libur perayaan Imlek 2026 mencapai Rp9 triliun.
"Kegiatan Imlek kemarin, perputaran ekonomi di Jakarta Rp9 triliun," ujar Rano.
Ia optimistis saat Ramadhan hingga menuju Idul Fitri, perputaran ekonomi di Jakarta dapat mencapai lebih dari Rp20 triliun.
"Nanti, tanggal 8 Maret akan ada Nyepi, ekonomi Jakarta akan bergerak," katanya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya menyelenggarakan rangkaian kegiatan perayaan Imlek 2026 di sejumlah lokasi.
Salah satu kegiatan adalah Festival Imlek Jakarta di Bundaran HI pada 13 sampai 17 Februari 2026 yang menampilkan 3D lantern 12 shio, harmony lantern walk, pagoda LED Cahaya Harmoni, God of Fortune Cai Sen Ye, liong dance, parade barongsai, serta pertunjukan laser.
Selain itu digelar Lomba Dekorasi Imlek Jakarta yang diikuti sekitar 98 gedung hingga 17 Februari 2026 untuk memperindah wajah kota dan menghadirkan suasana Imlek di berbagai sudut Jakarta.
Rangkaian lainnya meliputi Festival Pecinan Jakarta pada 15 sampai 17 Februari 2026 di Anjungan Taman Mini Indonesia Indah serta Harmoni Jakarta powered by Jakarta City Branding pada 15 sampai 17 Februari 2026 di Blok M Hub.
Semarak Imlek Nasional juga digelar dengan video mapping di kawasan Monumen Nasional dan Jakarta Light Festival Chinese New Year Edition pada 16 sampai 17 Februari 2026 di Kota Tua Jakarta.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turut menyelenggarakan Festival Kelenteng Jakarta dengan melibatkan kelenteng-kelenteng di ibu kota untuk menyemarakkan perayaan Imlek.
Puncak rangkaian kegiatan akan ditutup dengan perayaan Cap Go Meh pada 3 Maret 2026 di kawasan Pecinan Glodok.
Pada Selasa, 17 Februari malam, Pemerintah Provinsi DKI menggelar kegiatan Transisi Ramadhan 1447 Hijriah di Bundaran HI sebagai momentum simbolis peralihan dari Tahun Baru Imlek menuju Bulan Suci Ramadhan.
Kegiatan tersebut menghadirkan pertunjukan seni budaya Nusantara bernuansa Islami seperti Tari Rantoh Jaroe dari Aceh, Tari Randai dari Sumatera Barat, Rampak Bedug dari Banten, serta Tari Zapin Betawi.
Harmoni budaya juga ditampilkan melalui kesenian orisinal Tionghoa berupa barongsai dan liong sebagai representasi semangat Tahun Baru Imlek.
Suasana religius turut dihadirkan melalui penampilan nasyid, marawis, dan hadrah dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








