Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp16.848 per Dolar AS, Investor Cermati Pidato Trump

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Rupiah Melemah ke Rp16.848 per Dolar AS, Investor Cermati Pidato Trump
Foto: (Sumber : Pegawai menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Bank Syariah Indonesia, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (21/1/2026). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj..)

Pantau - Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Rabu, melemah 19 poin atau 0,11 persen menjadi Rp16.848 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp16.829 per dolar AS.

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menyatakan pelemahan rupiah dipengaruhi sikap hati-hati investor menjelang pidato kenegaraan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Josua mengatakan, “Para pelaku pasar memantau dengan cermat potensi perkembangan kebijakan perdagangan AS dan tindakan lebih lanjut di Timur Tengah,”.

Trump dijadwalkan menyampaikan pidato kenegaraan atau State of the Union pada Selasa malam waktu Amerika Serikat yang diperkirakan akan memaparkan capaian sejak menjabat untuk kedua kalinya.

Ini menjadi pidato kenegaraan pertama Trump sejak kembali menjabat sebagai presiden setelah sebelumnya pada Maret 2025 ia menyampaikan pidato penting di hadapan sidang gabungan Kongres yang belum ditetapkan sebagai pidato kenegaraan karena berlangsung tidak lama setelah pelantikan.

Jajak pendapat terbaru menunjukkan 32 persen warga Amerika menilai Trump memiliki prioritas yang tepat sementara 68 persen menyatakan ia belum cukup memperhatikan masalah terpenting negara.

Josua menyampaikan, “Kehati-hatian yang meningkat mendukung permintaan terhadap dolar AS, yang menguat terhadap sebagian besar mata uang utama, termasuk rupiah,”.

Berdasarkan faktor tersebut, rupiah diproyeksikan bergerak dalam kisaran Rp16.775 hingga Rp16.900 per dolar AS.

Penulis :
Ahmad Yusuf