
Pantau - PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) dan PT Danareksa (Persero) menandatangani perjanjian kerja sama pada 12 Februari 2026 untuk pendampingan implementasi prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola atau ESG dalam bisnis properti industri Danareksa.
Kerja sama tersebut bertujuan memperkuat keberlanjutan dan tata kelola sektor industri nasional melalui pengembangan peta jalan ESG yang komprehensif sesuai standar global.
Langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan daya saing kawasan industri serta menarik investasi berkualitas, termasuk investasi langsung asing atau FDI.
Presiden Direktur atau CEO IIF Rizki Pribadi Hasan menyambut baik kolaborasi tersebut.
"Kami menyambut baik kerja sama dengan Danareksa, yang saat ini memiliki usaha dalam berbagai sektor," ujarnya.
Rizki menjelaskan kolaborasi ini merupakan kelanjutan dari kemitraan sebelumnya antara IIF dan anak usaha Danareksa di bidang jasa keuangan untuk transaksi pasar modal.
Ia menambahkan IIF akan terus memperkuat kerja sama dan mendukung kebutuhan serta pertumbuhan Danareksa melalui berbagai produk pembiayaan yang dimiliki.
Direktur Utama Danareksa Yadi Jaya Ruchandi menilai penerapan ESG menjadi faktor penting dalam menarik FDI berkualitas.
"Kepatuhan ESG adalah kunci untuk menarik FDI berkualitas," katanya.
Yadi menegaskan komitmen Danareksa dalam menciptakan ekosistem industri berkelanjutan yang mematuhi standar global.
Kerja sama dengan IIF disebut sebagai langkah menuju pengembangan peta jalan ESG yang terukur dan tervalidasi secara global.
Kolaborasi ini juga diarahkan untuk mendukung pembangunan zona industri hijau.
IIF merupakan lembaga keuangan swasta non bank yang bergerak dalam pembiayaan infrastruktur dan layanan konsultasi dengan fokus pada proyek infrastruktur yang layak secara komersial.
Danareksa adalah holding BUMN transformasi multisektor yang sejak 2022 mendapat amanat mengelola perusahaan di sektor kawasan industri, jasa konstruksi, jasa keuangan, serta media dan teknologi.
- Penulis :
- Aditya Yohan







