Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Alokasi Kredit Usaha Rakyat di Kalimantan Timur 2026 Capai Rp4,6 Triliun untuk 23.250 Pelaku Usaha

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Alokasi Kredit Usaha Rakyat di Kalimantan Timur 2026 Capai Rp4,6 Triliun untuk 23.250 Pelaku Usaha
Foto: (Sumber: Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Kaltim Edih Mulyadi (ANTARA/ M Ghofar).)

Pantau - Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Timur menyatakan alokasi Kredit Usaha Rakyat dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara pada 2026 mencapai Rp4,6 triliun untuk 23.250 pelaku usaha mikro dan kecil di wilayah tersebut.

Dana tersebut ditujukan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing usaha melalui pembiayaan modal kerja serta investasi.

Program KUR juga bertujuan memacu pertumbuhan sektor usaha produktif, membantu pelaku usaha memperoleh akses permodalan, menciptakan lapangan kerja baru, serta meringankan beban bunga bagi pelaku usaha.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Timur Edih Mulyadi mengatakan pengelolaan dana KUR dipercayakan kepada sejumlah bank konvensional dan bank berbasis syariah di berbagai kabupaten dan kota.

"Nilai KUR sebesar itu anggarannya dipercayakan dikelola oleh sejumlah bank konvensional maupun bank berbasis syariah yang tersebar di kabupaten maupun kota di Kaltim", ungkapnya.

Rincian Penyaluran Melalui Bank

Pembiayaan melalui bank konvensional mencapai Rp4,09 triliun bagi 20.935 debitur.

Sementara pembiayaan melalui bank syariah mencapai Rp504,47 miliar bagi 2.315 debitur.

Dari bank konvensional, pembiayaan usaha super mikro mencapai Rp1,26 miliar untuk 99 debitur.

Pembiayaan usaha mikro melalui bank konvensional tercatat Rp2,98 triliun bagi 18.305 debitur.

Pembiayaan usaha kecil melalui bank konvensional mencapai Rp1,11 triliun bagi 2.532 debitur.

Melalui bank syariah, pembiayaan usaha super mikro tercatat Rp10,76 miliar bagi 634 debitur.

Pembiayaan usaha mikro melalui bank syariah mencapai Rp189,53 miliar bagi 980 debitur.

Pembiayaan usaha kecil melalui bank syariah tercatat Rp304,17 miliar bagi 701 debitur.

Realisasi Penyaluran KUR Tahun 2025

Sepanjang 2025, realisasi penyaluran KUR di Kalimantan Timur mencapai Rp4,07 triliun bagi 52.780 debitur.

Penyaluran terbesar diberikan kepada pelaku usaha mikro dengan nilai Rp2,59 triliun bagi 46.260 debitur.

Pembiayaan usaha kecil mencapai Rp1,38 triliun bagi 5.528 debitur.

Selain itu terdapat pembiayaan suplai rumah sebesar Rp43,99 miliar bagi 13 debitur.

Pembiayaan KUR demand rumah untuk renovasi atau pembangunan rumah tempat usaha terealisasi Rp39,33 miliar bagi 217 debitur.

Pembiayaan bagi pelaku usaha super mikro mencapai Rp7,18 miliar bagi 758 debitur.

KUR bagi calon pekerja migran atau KUR TKI juga terealisasi sebesar Rp140 juta bagi empat debitur.

Penulis :
Gerry Eka