Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Kementerian PU Dukung Pembangunan Jembatan Sungai Riko untuk Perkuat Akses ke IKN di Penajam

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kementerian PU Dukung Pembangunan Jembatan Sungai Riko untuk Perkuat Akses ke IKN di Penajam
Foto: (Sumber : Jalur jalan pendekat ke arah jembatan Pulau Balang menuju kawasan IKN dapat diihubungkan jembatan Sungai Riko di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur ANTARA/HO-dokumen Humas Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara..)

Pantau - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membantu pembangunan jembatan Sungai Riko di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, guna menghubungkan wilayah tersebut dengan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku.

Pembangunan jembatan tersebut melibatkan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat serta komitmen awal dari Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara yang menyiapkan dana rintisan untuk proyek tersebut.

"Kementerian PU bersedia membantu dana pembangunan jembatan Sungai Riko," ungkap Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Timur Aji Muhammad Fitra Firnanda di Samarinda, Kamis.

Jembatan Sungai Riko dirancang memiliki bentang utama sepanjang 500 meter dengan tambahan jembatan pendekat sekitar satu kilometer karena kondisi wilayah yang didominasi rawa.

Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Wilayah

Jembatan ini akan terintegrasi dengan peningkatan infrastruktur jalan di Penajam Paser Utara dan sekitarnya untuk menciptakan konektivitas yang lebih efisien bagi mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa.

Keberadaan jembatan tersebut dinilai mampu memperkuat akses menuju IKN sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, dan membuka peluang usaha baru di wilayah penyangga.

Aji Muhammad Fitra Firnanda menyebut jembatan Sungai Riko menjadi infrastruktur strategis dalam transformasi wilayah Penajam sebagai kawasan pendukung IKN.

Akses Strategis dan Dukungan Logistik

Jembatan Sungai Riko juga akan menjadi jalur penghubung menuju jembatan Pulau Balang yang melintasi sejumlah wilayah seperti Kelurahan Pantai Lango, Gersik, Jenebora, Buluminung hingga Penajam.

Selain mempermudah akses ke IKN, jembatan tersebut membuka jalur menuju kawasan industri Buluminung dan Pelabuhan Benuo Taka.

"Keberadaan jembatan Sungai Riko sangat penting dalam mendukung pergerakan masyarakat dan distribusi logistik," ujar Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor.

Ia menambahkan tanpa infrastruktur memadai, potensi ekonomi daerah berisiko tidak optimal dan dapat dimanfaatkan oleh wilayah lain di sekitar IKN.

Pemerintah menargetkan pembangunan IKN rampung pada 2028 sehingga kesiapan infrastruktur penunjang seperti jembatan Sungai Riko menjadi faktor penting dalam mendukung peningkatan aktivitas ekonomi di wilayah penyangga.

Penulis :
Ahmad Yusuf