HOME  ⁄  Ekonomi

Kolaborasi Lintas Sektor Dinilai Kunci Sukses Pengelolaan Angkutan Lebaran 2026 oleh ASDP

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kolaborasi Lintas Sektor Dinilai Kunci Sukses Pengelolaan Angkutan Lebaran 2026 oleh ASDP
Foto: (Sumber : Dokumentasi - Sejumalah kendaraan mengantre masuk ke dalam kapal penyeberangan milik PT ASDP. ANTARA/HO-ASDP.)

Pantau - Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo menyebut kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pengelolaan Angkutan Lebaran 2026 yang berjalan aman, lancar, dan terkendali.

Sinergi Lintas Lembaga Jaga Kelancaran

Heru menjelaskan sinergi antara ASDP, Kementerian Perhubungan, TNI/Polri, KSOP, BPTD, serta pemangku kepentingan lainnya menjadi fondasi utama dalam menjaga layanan selama arus mudik dan arus balik.

Ia mengatakan, "Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi erat lintas sektor. Kami mengapresiasi dukungan seluruh pihak dalam memastikan layanan tetap optimal di tengah tingginya mobilitas masyarakat. Sinergi ini menjadi kunci menghadirkan perjalanan yang aman dan nyaman."

ASDP juga menerapkan strategi operasional di empat pelabuhan utama yakni Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.

Optimalisasi dilakukan melalui pola Tiba Bongkar Berangkat (TBB), pengaktifan buffer zone, serta penambahan personel di titik krusial.

Digitalisasi dan Kebijakan Tarif Dongkrak Layanan

Corporate Secretary ASDP Windy Andale menyebut kebijakan tarif tunggal dan diskon memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran arus penyeberangan.

Ia mengatakan, "Capaian ini mencerminkan tingginya antusias masyarakat terhadap kebijakan yang mempermudah akses layanan penyeberangan."

Hingga 31 Maret 2026, penyerapan stimulus mencapai Rp30,05 miliar atau 84,52 persen dari target dengan tingkat penerima manfaat 116,92 persen.

Digitalisasi melalui platform Ferizy juga membantu mengatur arus kendaraan dan penumpang sehingga antrean dapat ditekan.

Secara kumulatif, jumlah penumpang mencapai 4,72 juta orang atau naik 6,6 persen, sementara kendaraan mencapai 1,21 juta unit atau meningkat 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Survei independen menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat tinggi, dengan indeks kepuasan mencapai 82,15 dan lebih dari 85 persen responden menyatakan puas terhadap pengelolaan mudik tahun ini.

Penulis :
Ahmad Yusuf