HOME  ⁄  Ekonomi

Pemerintah Pastikan Kendalikan Dampak Fluktuasi Harga Plastik terhadap Harga Pangan Nasional

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemerintah Pastikan Kendalikan Dampak Fluktuasi Harga Plastik terhadap Harga Pangan Nasional
Foto: (Sumber : Arsip foto - Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa (kanan). ANTARA/Harianto..)

Pantau - Badan Pangan Nasional memastikan pemerintah terus menjaga dampak fluktuasi harga plastik terhadap harga pangan guna melindungi daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas pasokan nasional.

Dampak Plastik terhadap Harga Beras dan Gula

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa mengatakan pemerintah telah menghitung dampak kenaikan harga plastik terhadap komoditas pangan strategis.

"Terkait plastik, itu sudah kami rapatkan, jadi kita sudah ketemu dengan teman-teman. Begitu ada isu plastik mengalami kekurangan pasok, kita sudah diskusi menghitung berapa sih dampaknya per kilogram terhadap beras dan gula," ungkapnya.

Ia menjelaskan gangguan pasokan bahan baku plastik dipengaruhi gejolak geopolitik, mengingat bahan baku plastik berasal dari turunan minyak bumi yang banyak dipasok dari Timur Tengah.

Menurutnya, pelaku usaha beras dan gula terdampak karena membutuhkan kemasan berbahan plastik.

"Teman-teman pelaku usaha menyampaikan kalau di beras itu Rp350 per kilogram. Kalau di gula sekitar Rp150 per kilogram, artinya cukup berdampak dan ini yang harus kita jaga benar-benar untuk ke depannya," ujarnya.

Harga Masih Stabil dan Terkendali

Meski terjadi fluktuasi, Bapanas memastikan harga pangan masih dalam batas wajar dan terkendali.

Pemantauan menunjukkan harga beras medium per 16 April masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi.

Dalam sebulan terakhir, harga beras di sejumlah wilayah hanya mengalami kenaikan sangat kecil sekitar 0,01 persen.

Pemerintah menegaskan akan terus menjaga keseimbangan pasokan dan harga agar tidak terjadi lonjakan signifikan di pasar.

Penulis :
Ahmad Yusuf