HOME  ⁄  Ekonomi

Deregulasi PLTS Dikebut, Pemerintah Targetkan Lonjakan Kapasitas hingga 100 Gigawatt untuk Ketahanan Energi Nasional

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Deregulasi PLTS Dikebut, Pemerintah Targetkan Lonjakan Kapasitas hingga 100 Gigawatt untuk Ketahanan Energi Nasional
Foto: Foto udara deretan panel pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terpasang di atap pusat perbelanjaan Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu 3/9/2025 (sumber: ANTARA FOTO/Hasrul Said)

Pantau - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah membahas deregulasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) untuk mempercepat transisi energi baru terbarukan sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Pembahasan deregulasi ini bertujuan menyederhanakan aturan agar seluruh jenis PLTS dapat dimanfaatkan tanpa membedakan kategori seperti atap, terapung, maupun ground-mounted.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Eniya Listiani Dewi mengungkapkan, "Kita saat ini sedang melakukan pembahasan deregulasi PLTS, jadi mungkin saja ke depan kita tidak usah berbicara mau itu PLTS atap, mau itu floating, mau itu ground-mounted, tetapi semua PLTS yang ada bisa dipakai sebagai sumber energi yang dibangkitkan oleh kita sendiri."

Penyederhanaan Regulasi dan Dampak Industri

Penyederhanaan regulasi dinilai penting untuk mempercepat ketahanan energi nasional sekaligus memberikan efek berganda bagi sektor industri dan masyarakat.

Eniya menjelaskan, "Salah satu unsur yang mendukung pengembangan PLTS di negara kita adalah kita harus menghadirkan industri energi surya nasional yang kuat, karena memberikan multiplier effect yang besar, menciptakan lapangan pekerjaan, memberikan potensi bagi industri manufaktur, juga peningkatan investasi, serta penguatan daya saing Indonesia di tingkat global."

Pengembangan PLTS telah masuk dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik milik PT PLN (Persero) hingga tahun 2034 dengan target kapasitas mencapai 17,1 gigawatt.

Kebijakan ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kapasitas pembangkit listrik tenaga surya hingga 100 gigawatt.

Target Ambisius dan Peluang Kerja

Eniya menyampaikan, "Target pengembangan PLTS nasional akan mencapai 80 hingga 100 GW. Target ambisius ini diharapkan tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas energi, tetapi juga pada penciptaan permintaan demand creation yang dapat menggerakkan industri energi surya di dalam negeri."

Saat ini kapasitas terpasang PLTS nasional mencapai sekitar 1,5 gigawatt dengan kontribusi PLTS atap sebesar 895 megawatt.

Program pengembangan PLTS dinilai tidak hanya mendukung bauran energi bersih tetapi juga membuka peluang ekonomi baru dan lapangan kerja dalam jumlah besar.

Eniya mengatakan, "Kami menghitung setidaknya ada 760 ribu pekerjaan baru yang bisa tercipta dari program PLTS ini."

Pemerintah berencana memperluas penggunaan teknologi fotovoltaik tidak hanya di atap bangunan tetapi juga di area ground-mounted seperti koperasi desa, fasilitas kesehatan termasuk puskesmas, serta mendukung akselerasi kendaraan listrik.

Penulis :
Leon Weldrick