HOME  ⁄  Ekonomi

Perdagangan Kamboja dengan ASEAN Tumbuh 10,5 Persen pada Kuartal I 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Perdagangan Kamboja dengan ASEAN Tumbuh 10,5 Persen pada Kuartal I 2026
Foto: (Sumber : Para pekerja garmen Kamboja beristirahat makan siang di sebuah pabrik di Phnom Penh, Kamboja pada 17 September 2025. ANTARA/Xinhua/Phearum.)

Pantau - Volume perdagangan Kamboja dengan negara-negara ASEAN mencapai 4,86 miliar dolar AS pada kuartal pertama 2026 atau meningkat 10,5 persen secara tahunan (year on year).

Kinerja Ekspor dan Impor

Berdasarkan laporan Kementerian Perdagangan Kamboja yang dirilis Rabu (22/4), nilai ekspor Kamboja ke negara ASEAN tercatat sebesar 1,6 miliar dolar AS atau turun 7 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, impor Kamboja dari kawasan ASEAN mencapai 3,26 miliar dolar AS atau meningkat 22 persen.

Total perdagangan dengan ASEAN menyumbang 27,6 persen dari keseluruhan volume perdagangan Kamboja yang mencapai 17,58 miliar dolar AS pada periode Januari hingga Maret 2026.

Lima mitra dagang utama Kamboja di ASEAN meliputi Vietnam, Singapura, Thailand, Malaysia, dan Indonesia.

Faktor Pendorong Pertumbuhan

Produk ekspor utama Kamboja ke ASEAN antara lain garmen, sepatu, perlengkapan perjalanan, panel surya, elektronik, serta hasil pertanian seperti beras, kacang mete, dan karet.

Wakil Direktur Pusat Studi China-ASEAN Universitas Teknologi dan Sains Kamboja Thong Mengdavid menyatakan, "Kamboja dapat memanfaatkan ASEAN sebagai penyangga terhadap guncangan eksternal, mengingat negara kerajaan itu memiliki konektivitas yang baik dengan kawasan tersebut melalui darat, udara maupun jalur perairan."

Ia menilai pertumbuhan perdagangan ini mencerminkan ketahanan kawasan serta keunggulan geografis Kamboja dalam jaringan perdagangan regional.

Perhimpunan ASEAN sendiri terdiri dari 11 negara anggota di kawasan Asia Tenggara yang menjadi mitra strategis perdagangan Kamboja.

Penulis :
Ahmad Yusuf