Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Utusan Trump Peringatkan Konsekuensi jika Tahanan di Gaza Tak Dibebaskan

Oleh Khalied Malvino
SHARE   :

Utusan Trump Peringatkan Konsekuensi jika Tahanan di Gaza Tak Dibebaskan
Foto: Utusan Timur Tengah Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Steve Witkoff. (Getty Images)

Pantau - Utusan Timur Tengah Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Steve Witkoff, memberikan peringatan keras pada Senin (9/12/2024) saat mengunjungi kawasan tersebut.

Dia mengatakan, jika para sandera yang ditahan di Gaza tidak dibebaskan sebelum pelantikan Donald Trump, itu "bukan hari yang bagus".

Witkoff yang akan resmi menjabat setelah pemerintahan Trump dimulai pada 20 Januari 2025, berharap ada gencatan senjata antara kelompok militan Hamas dan Israel sebelum Trump mengambil alih jabatan.

“Dengarkan apa yang dikatakan presiden, mereka harus dibebaskan,” ujar Witkoff saat diwawancarai di sela-sela konferensi bitcoin di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), melansir Reuters.

“Ini bukan hari yang bagus jika mereka tidak dibebaskan,” imbuhnya.

Trump sebelumnya mengancam di media sosial bahwa akan ada "bencana" jika para sandera tidak dibebaskan sebelum pelantikannya.

Pada serangan 7 Oktober 2023, kelompok militan yang dipimpin Hamas menewaskan 1.200 orang dan menahan lebih dari 250 orang, termasuk warga negara ganda Israel-AS, menurut catatan Israel.

Lebih dari 100 sandera telah dibebaskan lewat negosiasi atau operasi penyelamatan militer Israel, sementara sekitar 101 orang yang masih ditahan di Gaza, diperkirakan setengahnya masih hidup.

Sedangkan, lebih dari 44.700 orang tewas dalam serangan yang dilancarkan Israel sebagai balasan, menurut pihak berwenang di wilayah yang dikuasai Hamas.

Baca juga:

Penulis :
Khalied Malvino
Editor :
Khalied Malvino