Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

AS Pertimbangkan Kondisi Kesehatan sebagai Alasan Penolakan Visa, Obesitas dan Penyakit Kronis Masuk Kriteria

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

AS Pertimbangkan Kondisi Kesehatan sebagai Alasan Penolakan Visa, Obesitas dan Penyakit Kronis Masuk Kriteria
Foto: (Sumber: Gedung Putih di Washington, AS. ANTARA/Xinhua/Hu Yousong/aa.)

Pantau - Pemerintah Amerika Serikat akan mempertimbangkan sejumlah kondisi kesehatan sebagai dasar penolakan visa, termasuk obesitas, diabetes, kanker, dan gangguan mental, berdasarkan arahan terbaru Departemen Luar Negeri AS kepada perwakilan diplomatik.

Kebijakan Baru Berdasarkan Aturan Tanggungan Publik

Arahan tersebut tertuang dalam kawat resmi bertanggal 6 November 2025 yang dilaporkan oleh The Washington Post, di mana dijelaskan bahwa kebijakan ini mengacu pada aturan public charge dalam hukum imigrasi AS.

Aturan tersebut memungkinkan penolakan visa jika pemohon dinilai berpotensi menjadi beban negara melalui biaya perawatan medis yang tinggi.

Kondisi medis yang masuk dalam pertimbangan antara lain obesitas, diabetes, kanker, penyakit kardiovaskular, penyakit pernapasan, penyakit metabolik, penyakit neurologis, serta gangguan kesehatan mental.

Petugas visa juga diarahkan untuk mempertimbangkan obesitas karena berisiko menyebabkan gangguan tidur, tekanan darah tinggi, dan depresi klinis.

Faktor Usia dan Tanggungan Jadi Pertimbangan Tambahan

Selain kondisi medis, penilaian juga akan memperhitungkan usia pemohon yang sudah melewati masa pensiun serta jumlah tanggungan yang dimiliki.

Dalam kawat diplomatik tersebut disebutkan bahwa pemohon dengan kondisi kesehatan berat bisa membutuhkan biaya perawatan hingga ratusan ribu dolar AS.

Wakil juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, menyatakan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari prioritas pemerintahan Presiden Donald Trump dalam mengutamakan kepentingan rakyat AS.

Pemerintah ingin memastikan bahwa sistem imigrasi tidak menjadi beban tambahan bagi pembayar pajak.

Langkah ini sejalan dengan prinsip America First dan pengetatan imigrasi yang telah menjadi kebijakan utama sejak era Trump.

Penulis :
Aditya Yohan