Pantau Flash
HOME  ⁄  Geopolitik

Venezuela Sebut Serangan AS sebagai Perang Kolonial dan Upaya Gulingkan Pemerintahan Republik

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Venezuela Sebut Serangan AS sebagai Perang Kolonial dan Upaya Gulingkan Pemerintahan Republik
Foto: (Sumber: Menteri Luar Negeri Venezuela Yvan Gil. ANTARA/Anadolu/py.)

Pantau - Pemerintah Venezuela mengecam keras serangan militer Amerika Serikat dengan menyebutnya sebagai bentuk perang kolonial dan upaya perubahan rezim yang mengancam kedaulatan serta stabilitas republik.

Kecaman Keras Pemerintah Venezuela terhadap AS

Menteri Luar Negeri Venezuela, Yvan Gil, menegaskan bahwa serangan militer Amerika Serikat merupakan upaya memaksakan perang kolonial untuk menghancurkan bentuk pemerintahan republik dan memaksakan perubahan rezim di Venezuela.

"Upaya memaksakan perang kolonial untuk menghancurkan bentuk pemerintahan republik dan memaksakan perubahan rezim, dengan bersekutu bersama oligarki fasis, akan gagal, sebagaimana semua upaya sebelumnya," ungkapnya.

Gil menyatakan serangan tersebut merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap Piagam PBB dan menjadi ancaman serius bagi perdamaian serta stabilitas internasional.

Pemerintah Venezuela secara resmi menolak, mengecam, dan mengadukan agresi militer serius Amerika Serikat kepada komunitas internasional karena telah menyerang wilayah dan penduduk negara tersebut.

Serangan Militer dan Status Gangguan Eksternal

Serangan militer Amerika Serikat dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Caracas serta negara bagian Miranda, Aragua, dan La Guaira.

Yvan Gil memperingatkan bahwa agresi tersebut mengancam perdamaian dan stabilitas internasional serta membahayakan nyawa jutaan orang, khususnya di kawasan Amerika Latin dan Karibia.

Menurutnya, tujuan utama serangan Amerika Serikat adalah merebut sumber daya strategis Venezuela, seperti minyak dan mineral, sekaligus merusak kemandirian politik negara.

Ia menegaskan bahwa upaya tersebut tidak akan berhasil.

Menanggapi situasi tersebut, Presiden Venezuela Nicolas Maduro menandatangani dekret penetapan Status Gangguan Eksternal di seluruh wilayah negara untuk melindungi warga dan memastikan lembaga negara tetap berfungsi.

Sebelumnya, dilaporkan terjadi ledakan kuat di ibu kota Caracas yang disertai asap tebal di sejumlah titik dan bunyi sirene serangan udara.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim melalui platform Truth Social bahwa pasukan AS telah melancarkan serangan militer ke Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro, meski klaim tersebut belum diverifikasi secara independen.

Venezuela juga telah meminta digelarnya rapat darurat Dewan Keamanan PBB untuk membahas serangan tersebut.

Penulis :
Gerry Eka