Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Venezuela Umumkan Delcy Rodriguez Sebagai Presiden Sementara Usai Maduro Diculik, Dunia Bereaksi Keras

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Venezuela Umumkan Delcy Rodriguez Sebagai Presiden Sementara Usai Maduro Diculik, Dunia Bereaksi Keras
Foto: (Sumber: Tangkapan layar - Laman platform Truth Social milik Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengunggah foto Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang ditangkap dan berada dalam tahanan AS di atas kapal USS Iwo Jima. ANTARA/Truth Social @realDonaldTrump/am.)

Pantau - Mahkamah Agung Venezuela resmi menunjuk Wakil Presiden Delcy Rodriguez sebagai presiden sementara menyusul penculikan Presiden Nicolas Maduro, dalam keputusan darurat yang diumumkan Minggu (4/1).

Ketua Kamar Konstitusional Mahkamah Agung Venezuela, Caryslia Beatriz Rodriguez, menyampaikan bahwa keputusan ini diambil untuk menjamin kelangsungan pemerintahan dan pertahanan negara.

"Mengingat situasi luar biasa akibat penculikan Presiden Nicolas Maduro Moro, yang tidak memungkinkannya untuk menjalankan fungsinya, perintahkan agar Wakil Presiden Eksekutif Republik mengambil alih dan menjalankan secara sementara semua kekuasaan, tugas, dan fungsi yang melekat pada jabatan Presiden Republik Bolivarian Venezuela," kata Caryslia dalam pernyataan resminya.

Mahkamah menyatakan bahwa kondisi ini tergolong keadaan kahar (force majeure) yang tidak secara eksplisit diatur dalam konstitusi, namun berdampak serius terhadap stabilitas nasional dan keberlangsungan administrasi negara.

Pengadilan memutuskan untuk mengambil "tindakan perlindungan darurat dan preventif" demi menjaga fungsi pemerintahan di tengah krisis.

AS Klaim Tangkap Maduro, Venezuela dan Rusia Bereaksi

Pada Sabtu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa AS telah melancarkan serangan besar-besaran terhadap Venezuela.

Trump menyatakan bahwa Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, telah ditangkap dan dibawa ke luar negeri.

Beberapa media melaporkan adanya ledakan di Caracas yang dikaitkan dengan operasi unit elite Delta Force.

Trump juga merilis foto yang diklaim menunjukkan Maduro berada di atas kapal milik militer AS.

Pemerintah Venezuela menyatakan tidak mengetahui keberadaan resmi Maduro dan menuntut konfirmasi bahwa presiden mereka masih hidup.

Kementerian Luar Negeri Venezuela menyatakan akan mengajukan banding ke berbagai organisasi internasional dan meminta pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB.

Sementara itu, sejumlah anggota Kongres AS menyebut operasi terhadap Venezuela ilegal dan tidak mendapat persetujuan legislatif.

Rusia, melalui Kementerian Luar Negeri, menyampaikan solidaritas terhadap rakyat Venezuela dan menyatakan keprihatinan mendalam atas dugaan penculikan Maduro.

Rusia juga menyerukan pembebasan Maduro dan Cilia Flores, serta meminta semua pihak agar tidak memperburuk situasi di Venezuela.

Penulis :
Gerry Eka
Editor :
Gerry Eka