
Pantau - Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla menyatakan Indonesia seharusnya memiliki sikap tegas terhadap konflik yang melibatkan Iran di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta pada Sabtu usai kegiatan buka puasa bersama anggota Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam di kawasan Jakarta pada Jumat.
Jusuf Kalla menilai sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia perlu menunjukkan sikap yang jelas apabila terjadi serangan terhadap negara tersebut.
Ia mengatakan, "Sebagai negara yang diserang dan teraniaya, Indonesia harus punya sikap. Logikanya kita harus berpihak kepada negara yang diserang".
Menurutnya, sikap tegas tersebut penting agar Indonesia tetap konsisten dalam mendorong kerja sama dengan negara-negara di kawasan Asia serta dunia Islam.
Jusuf Kalla menilai posisi Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia seharusnya memiliki sikap yang jelas dalam merespons konflik yang melibatkan negara-negara Islam.
Ia menyebut Indonesia tidak seharusnya hanya bersikap netral tanpa menunjukkan keberpihakan dalam situasi konflik tersebut.
Ia mengatakan persoalan konflik itu semestinya dapat dibahas dan dicarikan solusi melalui forum internasional seperti Board of Peace.
Ia mengatakan, "Kalau tidak bisa diselesaikan melalui forum perdamaian, buat apa kita menjadi bagian dari itu. Artinya Indonesia harus menyuarakan sikap secara tegas".
- Penulis :
- Aditya Yohan







