Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Uni Eropa Serukan Kesiapan Hadapi Trump Terkait Klaim Greenland yang Dinilai Agresif

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Uni Eropa Serukan Kesiapan Hadapi Trump Terkait Klaim Greenland yang Dinilai Agresif
Foto: Arsip - Gedung markas Uni Eropa di Brussels, Belgia (sumber: Anadolu)

Pantau - Uni Eropa menyerukan kesiapan menghadapi kemungkinan konfrontasi langsung dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, menyusul klaim Trump atas wilayah Greenland yang memicu ketegangan internasional.

Klaim Trump atas Greenland Picu Reaksi Keras Uni Eropa

Surat kabar Politico melaporkan pada Kamis bahwa seruan Uni Eropa tersebut muncul sebagai tanggapan atas pernyataan Trump yang menyebut Amerika Serikat "benar-benar" membutuhkan Greenland.

Trump mengklaim Greenland "dikelilingi kapal-kapal Rusia dan China," dan menganggap wilayah tersebut memiliki nilai strategis bagi keamanan nasional AS serta pertahanan dunia bebas.

Seorang diplomat Uni Eropa yang dikutip Politico menyatakan, "Kita harus siap untuk konfrontasi langsung dengan Trump... Dia sedang dalam mode agresif, dan kita perlu bersiap," ungkapnya.

Diplomat tersebut tidak disebutkan namanya dalam laporan tersebut.

Menurut laporan yang sama, pada Rabu Eropa mulai menyusun rencana menghadapi potensi konflik terkait Greenland, termasuk langkah-langkah pencegahan jika Amerika Serikat mencoba merebut pulau tersebut secara paksa.

Rencana itu juga mencakup peningkatan kehadiran Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) di sekitar wilayah Greenland sebagai bentuk pencegahan militer.

Denmark Tegas Tolak Aneksasi, Greenland Bukan untuk Dijual

Greenland merupakan wilayah otonom milik Denmark yang memiliki kewenangan dalam pemerintahan dan kebijakan dalam negeri sejak memperoleh status otonomi pada 2009.

Sebelumnya, Greenland adalah koloni Denmark hingga tahun 1953 sebelum menjadi bagian dari Kerajaan Denmark.

Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, menanggapi pernyataan Trump dengan tegas dan mendesaknya untuk menghentikan ancaman terhadap Greenland.

"Greenland tidak untuk dijual," tegas mantan Perdana Menteri Greenland, Mute Egede, menanggapi upaya Trump yang berulang kali menyatakan bahwa Greenland seharusnya menjadi bagian dari Amerika Serikat.

Penulis :
Leon Weldrick