Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Jumlah Korban Tewas Akibat Protes Iran Capai 646 Orang, AS Pertimbangkan Tindakan Keras

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Jumlah Korban Tewas Akibat Protes Iran Capai 646 Orang, AS Pertimbangkan Tindakan Keras
Foto: Ilustrasi - Aksi unjuk rasa di Iran (sumber: Anadolu)

Pantau - Jumlah korban tewas dalam gelombang protes nasional di Iran meningkat menjadi 646 orang, menurut data terbaru dari Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA) yang berbasis di Amerika Serikat, Senin (11/1).

Protes Meluas dan Ribuan Ditangkap

HRANA mencatat bahwa sebanyak 10.721 orang telah ditangkap selama 16 hari berlangsungnya aksi protes yang tersebar di seluruh wilayah Iran.

Gelombang unjuk rasa dimulai pada 28 Desember di Grand Bazaar Teheran, dipicu oleh anjloknya nilai tukar rial Iran dan memburuknya kondisi ekonomi nasional.

Demonstrasi kemudian meluas ke berbagai kota besar lainnya, memicu reaksi keras dari aparat keamanan serta pemutusan jaringan internet selama lebih dari 100 jam di sejumlah wilayah.

Pihak berwenang Iran menuduh Amerika Serikat dan Israel mendukung kelompok yang mereka sebut sebagai "perusuh bersenjata", yang diklaim telah melakukan beberapa serangan di tempat umum di Iran.

Reaksi Internasional dan Pernyataan Trump

Menanggapi situasi yang memanas, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan bahwa pemerintah AS sedang memantau perkembangan di Iran secara ketat.

"Pemerintah saya sedang mempertimbangkan opsi yang sangat kuat sebagai tanggapan atas meningkatnya jumlah korban tewas," ungkapnya pada Minggu (11/1).

"Kita akan mengambil keputusan," kata Trump menambahkan.

Ia juga menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan setiap jam terkait situasi di Iran, namun tidak merinci kapan, di mana, atau bagaimana Amerika Serikat akan mengambil tindakan lebih lanjut.

Penulis :
Shila Glorya