Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Menlu AS hingga Menantu Trump Masuk Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Gedung Putih

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Menlu AS hingga Menantu Trump Masuk Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Gedung Putih
Foto: (Sumber: Foto yang diambil pada 2 Desember 2025 ini menunjukkan Gedung Putih, di Washington, D.C., Amerika Serikat. ANTARA/Xinhua/Hu Yousong.)

Pantau - Gedung Putih secara resmi mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian untuk Gaza pada Jumat, 16 Januari 2026, sebagai langkah strategis Amerika Serikat untuk mengimplementasikan rencana perdamaian 20 poin yang diusulkan Presiden Donald Trump.

Dewan Perdamaian Gaza dipimpin langsung oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan melibatkan sejumlah tokoh internasional dalam jajaran eksekutif pendiri.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio ditunjuk sebagai salah satu anggota utama dewan yang bertanggung jawab dalam aspek diplomasi.

Utusan khusus Presiden Trump, Steve Witkoff, turut bergabung sebagai anggota Dewan Perdamaian Gaza dengan fokus pada implementasi kebijakan strategis.

Menantu Presiden Trump, Jared Kushner, juga masuk dalam struktur dewan dan berperan dalam perencanaan rekonstruksi serta tata kelola pascakonflik.

Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair menjadi salah satu anggota dewan yang dilibatkan untuk memberikan pengalaman internasional dalam proses perdamaian.

Setiap anggota dewan diberikan portofolio khusus yang mencakup bidang tata kelola, diplomasi, serta rekonstruksi wilayah Gaza.

Nickolay Mladenov, mantan utusan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Timur Tengah, ditunjuk sebagai perwakilan tinggi untuk Gaza sekaligus penghubung utama antara Dewan Perdamaian dan pemerintahan baru Gaza.

Untuk aspek keamanan, Mayor Jenderal Jasper Jeffers ditetapkan sebagai komandan Pasukan Stabilisasi Internasional yang akan beroperasi di wilayah Gaza.

Pasukan Stabilisasi Internasional bertugas menjaga perdamaian, mendukung proses demiliterisasi, serta memastikan kelancaran pengiriman bantuan kemanusiaan dan material rekonstruksi.

Amerika Serikat juga bekerja sama dengan Mesir, Turki, dan Qatar untuk mengamankan perjanjian demiliterisasi komprehensif dengan Hamas.

Perjanjian tersebut mencakup penyerahan seluruh senjata serta pembongkaran jaringan terowongan Hamas sebagai bagian dari upaya stabilisasi jangka panjang Gaza.

Donald Trump menyatakan dukungan Amerika Serikat terhadap para pemimpin Palestina untuk menjalankan pemerintahan Gaza selama masa transisi menuju stabilitas penuh.

Penulis :
Aditya Yohan